Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

Selasa, 16 Ramadhan 1440 / 21 Mei 2019

 

Tips Menghindari Dehidrasi Kulit Saat Berpuasa

Rabu 15 Mei 2019 08:30 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Dehidrasi kulit bisa menyerang semua orang. (Ilustrasi)

Dehidrasi kulit bisa menyerang semua orang. (Ilustrasi)

Foto: Health
Bukanlah tipe kulit kering, dehidrasi kulit bisa dialami semua, terlebih saat puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama puasa Ramadhan, pola makan dan asupan cairan biasanya akan berbeda dengan hari-hari biasa. Perubahan ini tak jarang menyebabkan asupan cairan pada sebagian orang yang berpuasa menjadi berkurang. Kekurangan asupan cairan selama puasa dapat berujung pada terjadinya dehidrasi kulit.

Baca Juga

Seperti diketahui, sekitar 65 persen massa tubuh manusia dewasa adalah air dan sekitar 15 persen air tersebut terkonsentrasi di kulit. Oleh karena itu, asupan air yang cukup memiliki peran penting dalam menjaga kelembapan dan hidrasi kulit.

Dehidrasi kulit biasanya akan mengakibatkan ketidaknyamanan. Beberapa tanda dari dehidrasi kulit adalah kulit terasa kering, tertarik, bersisik, serta gatal.

Kondisi dehidrasi pada kulit berbeda dengan tipe kulit kering. Dehidrasi kulit tak hanya bisa terjadi pada tipe kulit kering, tetapi juga pada tipe kulit berminyak.

Spesialis dermatovenerologi dari Bamed Skin Care dr Ika Anggraini SpDV mengungkapkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari dehidrasi kulit selama puasa. Berikut ini adalah beberapa cara tersebut.

Kecukupan asupan air

Salah satu cara untuk mencegah dehidrasi kulit selama Ramadhan adalah menjaga kecukupan asupan cairan. Orang dewasa umumnya membutuhkan asupan cairan sekitar dua liter per atau sekitar delapan gelas per hari.

"Dua gelas sahur, dua gelas berbuka, empat gelas saat makan," ungkap Ika mencontohkan pengaturan minum selama Ramadhan.

Kurangi kafein

Di samping itu, Ika juga menyarankan agar konsumsi kafein dikurangi selama menjalani puasa Ramadhan. Alasannya, kafein memiliki sifat dieuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari dalam tubuh.

Mandi dua kali sehari

Penting bagi orang yang berpuasa untuk menjaga kebiasaan mandi dua kali sehari. Ika menyarankan agar mandi dilakukan dengan air biasa, bukan air panas atau hangat.

"Karena air panas atau hangat membuat kulit semakin lebih kering, mengurangi lemak di kulit," jelas Ika.

Biasakan gunakan pelembap

Saat mandi, sebaiknya gunakan sabun yang dapat memberi efek melembapkan kulit. Gunakan pelembap setelah mandi. Penggunaan pelembap setelah mandi dapat memberi efek yang lebih baik dibandingkan penggunaan pelembap saat kondisi kulit kering.

Olahraga dan matahari

Ika menyarankan agar orang-orang yang berpuasa sebaiknya melakukan olahraga setelah waktu berbuka puasa. Alasannya, olahraga merupakan kegiatan yang membutuhkan asupan cairan lebih banyak.

"Jadi sebaiknya dilakukan setelah berbuka di mana kita sudah boleh minum dengan leluasa," ungkap Ika.

Orang yang berpuasa juga sebaiknya menghindari paparan sinar matahari berlebih. Alasannya, paparan sinar matahari berlebih dapat meningkatkan sekresi keringat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES