Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

Kamis, 18 Safar 1441 / 17 Oktober 2019

 

Sahur dengan Segelas Teh Saja, Cukupkah?

Jumat 24 Mei 2019 11:00 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Secangkir teh.

Secangkir teh.

Foto: Pixabay
Pakar sarankan jangan tambahkan gula di teh saat sahur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saat Ramadhan, sahur menjadi bagian yang sangat penting dan tidak boleh terlewat. Namun, biasanya orang malas bangun dan makan di jam sahur.

Mereka lebih memilih konsumsi air putih saja atau teh manis saja saat sahur. Pakar nutrisi dr Grace Judio-Kahl menjelaskan saat sahur hanya konsumsi teh saja itu tidak benar, karena akan membuat cepat lapar.

Cepat lapar ini terjadi karena tidak makan apa-apa, sehingga gula di dalam darah tidak cukup untuk sampai buka puasa. "Bukan dari tehnya, jadi kalau makan dengan teh tidak apa-apa, malah bagus," ujarnya.

Ia menyarankan sebaiknya ketika sahur konsumsi teh jangan pakai gula. Karena membuat kadar gula dalam darah naik dengan cepat. "Kalau sahur lebih baik tehnya saja, untuk stimulan segar dan membuat semangat," ujarnya.

Sahur, lanjutnya, teh lebih cocok ditambahan susu dibanding gula, karena protein membuat kadar gula dalam darah. "Dari makanan barengan, teh susu dan makanan nasi sama lauk, itu bisa tahan sampai 12 hingga 13 jam puasa, karena punya faktor pengenyang kalau ada susunya," ujarnya.

Ia menambahkan, gunakan susu murni. Bukan susu kental manis.

Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES