Dua Masjid di Melbourne Boleh Gemakan Kumandang Azan

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Reiny Dwinanda

 Sabtu 02 May 2020 01:20 WIB

Muadzin mengumandangkan azan. Dua masjid di Melbourne, Australia diperkenankan menggemakan kumandang azan selama bulan Ramadhan. Foto: VOA Muadzin mengumandangkan azan. Dua masjid di Melbourne, Australia diperkenankan menggemakan kumandang azan selama bulan Ramadhan.

Dukung Muslim yang jalani Ramadhan di tengah pandemi, azan diizinkan berkumandang.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Azan akan mulai berkumandang dari dua masjid di Melbourne, Australia, selama bulan Ramadhan ini. Dilansir Anadolu Agency, Jumat (1/5), kotamadya Hume dan Dandenong di Melbourne telah memberi lampu hijau agar panggilan untuk sholat bisa bergema saat tiba waktu magrib dan sholat Jumat.

Kedua kota ini merupakan rumah bagi komunitas besar Turki. Langkah ini merupakan isyarat dukungan bagi umat Islam yang tengah menjalani bulan Ramadhan di tengah pandemi virus corona.

Di Australia, angka resmi dari jumlah Muslim di negara itu ialah sekitar 604.000. Sementara itu, lebih dari 200 masjid telah ditutup sementara guna mengekang penyebaran virus corona.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat (AS), sejauh ini jumlah kasus Covid-19 di Australia mencapai 6.765. Angka itu termasuk 93 kematian dan 5.747 kasus yang sembuh.

Sementara di seluruh dunia, tercatat lebih dari 3,27 juta orang di 187 negara dan wilayah telah terinfeksi Covid-19. AS dan Eropa tercatat sebagai wilayah yang paling parah yang terinfeksi virus tersebut di dunia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X