Monday, 21 Syawwal 1440 / 24 June 2019

Monday, 21 Syawwal 1440 / 24 June 2019

 

BNI Makassar Siapkan Rp 2,05 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran

Rabu 22 May 2019 19:38 WIB

Red: Gita Amanda

Petugas Bank Negara Indonesia (BNI) menyiapkan uang pecahan untuk layanan penukaran uang baru. (Ilustrasi)

Petugas Bank Negara Indonesia (BNI) menyiapkan uang pecahan untuk layanan penukaran uang baru. (Ilustrasi)

Foto: Antara/Syifa Yulinnas
Uang tunai masih menjadi kebutuhan utama para pemudik yang menikmati libur Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Bank BNI Kantor Wilayah Makassar menyiapkan uang tunai sebanyak Rp 2,05 triliun untuk kebutuhan masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah atau 2019. Secara nasional yang disiapkan itu sebanyak Rp 21,5 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kalau untuk BNI Wilayah Makassar itu kami mendapat alokasi Rp 2,05 triliun," ujar Pemimpin BNI Kanwil Makassar Faisal Setiawan di Makassar, Rabu (22/5).

Baca Juga

Ia mengatakan uang tunai sebanyak Rp 2,05 triliun itu akan disebar di BNI Kantor Wilayah Makassar yang menaungi Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Maluku.

Faisal menyebutkan uang tunai masih menjadi kebutuhan utama para pemudik yang menikmati libur Lebaran 2019. Budaya saling memberi dengan uang pas menjadikan kebutuhan terhadap uang tunai masih tinggi, belum lagi kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Karena alasan itu, BNI memastikan kebutuhan para nasabah setianya terhadap uang tunai selama masa libur Lebaran 2019 akan terpenuhi. "Jadi uang dua triliun ini akan disebar di semua kantor wilayah dan cabang kami. Ada empat provinsi, Sulsel, Sulbar, Sultra dan Maluku dan tetap saja alokasi anggaran lebih besar di Makassar," katanya.

Dia merincikan uang akan tersebar ke 1.046 Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di empat provinsi. Khusus untuk Makassar ada sekitar 400 lebih ATM akan disiapkan lebih demi memudahkan masyarakat mendapatkan uang tunai.

Dia menyatakan jika mesin ATM kehabisan uang, maka pihak operator akan langsung mengisinya kembali dan maksimal mesin ATM kosong hanya dua jam. "Maksimalnya dua jam saja ATM kosong dan sudah terisi kembali. Untuk pecahan Rp 50 ribu itu bisa mengisi hingga Rp 400 juta dan pecahan Rp 100 ribu terisi Rp 800 juta," ucapnya.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA