Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

 

Pria Ini Akhiri Puasanya demi Anak Penderita Talasemia

Jumat 25 May 2018 13:00 WIB

Rep: mgrol105/ Red: Andi Nur Aminah

Seorang bocah penderita thalasemia (ilustrasi).

Seorang bocah penderita thalasemia (ilustrasi).

Foto: Wordpress.com
Pria ini menyumbangkan darahnya kepada anak laki-laki Hindu pederita talasemia.

REPUBLIKA.CO.ID, GOPALGANJ -- Seorang Muslim di Bihar, India, memilih menyelamatkan nyawa seorang anak dengan mengakhiri puasa Ramadhan-nya. Pria ini menyumbangkan darah kepada seorang anak laki-laki Hindu yang menderita talasemia.

Dilansir dari gulfnews.com, Jawed Alam pada hari Selasa (22/5) menyumbangkan darah ke Rajesh Kumar di distrik Gopalganj, kata seorang petugas kesehatan distrik. Bocah itu dilarikan ke bagian emergency di Rumah Sakit Sadar oleh ayahnya. Pasien mengeluh gelisah, lemah, dan membutuhkan transfusi darah sesegera mungkin. Namun, tidak ada darah yang cocok dengan golongan darah Rajesh di bank darah.

Mereka mengatakan akan membutuhkan setidaknya dua hingga tiga hari untuk mendapatkan darah yang cocok. Kondisi anak itu memburuk sangat cepat. Ayahnya telah menempuh sekitar 200 km dari daerah Kuchaikote dan kemudian kehilangan harapan ketika dia menunggu di koridor bank darah.

Saat itulah Anwar Hussain, seorang petugas kebersihan rumah sakit, memberi tahu temannya yang merupakan anggota Tim Donor Darah Distrik (DBDT) tentang anak itu. Hussain meminta Jawed Alam, anggota aktif DBDT, untuk bergegas ke rumah sakit Sadar.

"Ketika teman saya Anwar meminta saya untuk menyumbangkan darah ke pasien talasemia yang kondisinya sangat buruk, saya dengan sopan memberitahu Anwar bahwa saya sedang menjalankan puasa. Tetapi dia meyakinkan saya untuk datang dan berkonsultasi dengan dokter. Mula-mula bahkan para dokter menolak tawaran saya karena saya sedang berpuasa," kata Jawed.

Dia mengatakan, pihak rumah sakit akhirnya setuju hanya setelah dia mengikuti saran, mengakhiri puasa dengan meminum jus buah serta mengonsumsi beberapa makanan padat.

Jawed mengatakan, agama Isalm mengajarkan untuk membantu sesama manusia dulu. "Jadi, saya mengakhiri puasa dan menyumbangkan darah untuk menyelamatkan Rajesh kecil. Islam mengajarkan bahwa rasa berperikemanusiaan lebih besar daripada segalanya," kata pria Muslim berusia 30-an tahun itu.

Talasemia adalah penyakit kelainan darah. Pasien talasemia membutuhkan transfusi darah setelah setiap tiga sampai empat pekan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA