Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

 

Lebaran, Pasokan Gas 3 Kg di Indramayu Ditambah 5 Kali Lipat

Ahad 18 Jun 2017 08:33 WIB

Rep: Lilis Handayani/ Red: Dwi Murdaningsih

 Pekerja mellayani pembeli gas elpiji tiga kilo di tempat penjualan gas di Jakarta, Ahad (2/4).

Pekerja mellayani pembeli gas elpiji tiga kilo di tempat penjualan gas di Jakarta, Ahad (2/4).

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU  -- Menjelang lebaran Idul Fitri, kebutuhan gas elpiji 3 kg di tengah masyarakat, meningkat tajam. Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Indramayu pun menjamin stok aman untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

''Alokasi kami tambah 550 persen dari alokasi harian di Kabupaten Indramayu,'' ujar Koordinator Daerah Hiswana Migas Kabupaten Indramayu, Sri Wahyuni Utami, saat ditemui di sela operasi pasar gas elpiji di Mapolres Indramayu, Sabtu (17/6).

Sri menilai, dengan penambahan hingga 550 persen, maka kebutuhan gas elpiji 3 kg bagi masyarakat miskin dan pelaku usaha mikro selama lebaran di Kabupaten Indramayu akan terpenuhi. Masyarakat pun diminta tidak khawatir.

Sedangkan untuk gas elpiji 5,5 kg, Sri mengatakan, stoknya tidak terbatas. Masyarakat bisa dengan mudah memperoleh pasokan gas non subsidi tersebut.

Sementara itu, ketika ditanyakan mengenai operasi gas yang digelar di Mapolres Indramayu, Sri menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Hiswana Migas Indramayu dengan Polres Indramayu. Kegiatan itu akan dilaksanakan hingga H-1 lebaran Idul Fitri.

''Ada 700 tabung gas elpiji 3 kg yang disiapkan untuk operasi pasar itu,'' terang Sri.

Gas melon dalam operasi pasar itu dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 15 ribu per tabung. Harga itu jauh lebih rendah dibanding harga gas elpiji 3 kg yang dijual di warung-warung eceran, yang mencapai diatas Rp 20 ribu per tabung.

Untuk membeli gas elpiji 3 kg dalam kegiatan operasi pasar tersebut, para pembeli diwajibkan membawa foto kopi kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu, setiap pembeli juga hanya diperbolehkan membeli satu buah tabung gas elpiji 3 kg untuk mengantisipasi adanya aksi borong.

Selain operasi pasar gas elpiji di mapolres, Sri menyatakan, kegiatan serupa juga rencananya akan dilakukan bersama Pemkab Indramayu. Namun, dia belum mengetahui gas yang akan dijual apakah hanya berupa gas 3 kg atau termasuk gas ukuran lainnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES