Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

 

Mudik Lebaran, Khofifah Ingatkan Pentingnya Keterpaduan

Jumat 24 May 2019 06:00 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Muhammad Hafil

Pemudik, ilustrasi

Pemudik, ilustrasi

Foto: M Syakir/Republika
Khofifah mengingatkan keterpaduan akan menciptakan layanan terbaik bagi pemudik.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Menghadapi mudik 2019, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh aparatur terkait, mulai jajaran kepolisian, Dinas Perhubungan, dan semua lini untuk mengutamakan keterpaduan. Menurutnya, hal itu penring untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan tentram bagi para pemudik.

"Saya minta semuanya bersatu padu dan menyiapkan angkutan lebaran terpadu dengan sebaik-baiknya. Lewat kebersamaan dan keterpaduan semua pihak diharapkan dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam menciptakan keamanan, kenyamanan dan ketentraman," ujar Khofifah di Surabaya, Kamis (23/5).

Khofifah mengatakan, keterpaduan antar semua lini akan menciptakan layanan terbaik bagi pemudik. Keterpaduan juga dirasanya perlu diterapkan dalam penyiapan layanan-layanan seperti ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan kesehatan.

"Kami akan berkoordinasi menyiapkan motor yang dimodifikasi alat BBM untuk bisa jemput bola membantu kendaraan yang membutuhkan di area Tol. Juga, telah berkoordinasi dengan PLN untuk menyiapkan gardu listrik mobile yang dipersiapkan jika terjadi sesuatu," ujarnya.
 
Khofifah meyakini, akan banyak masyarakat yang memanfaatkan rest area untuk beristirahat ketika kelelahan. Maka, penambahan rest area untuk moda layanan angkutan darat, udara, dan laut harus di optimalkan. Ruang-ruang tunggu, baik di terminal, bandara, maupun dermaga, menurutnya harus dipersiapkan dengan baik.

"Selain itu, non rest area lain seperti kawasan rumah ibadah baik masjid maupun mushola di sepanjang titik-titik ramai juga bisa ditambahkan layanan kesehatannya," kata dia.

Khofifah juga berpesan kepada pemudik agar tidak memaksakan diri saat kondisi lelah. Pemudik menurutnya harus bisa memastikan kondisi diri, dan  jangan mengendarai kendaraan dalam keadaan ngantuk. "Jika lelah maupun capek segera beristirahat cari rest area terdekat serta pastikan bahwa mobil yang dipakai itu laik jalan," kata dia.

Baca Juga

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES