Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

 

Lalu Lintas di Jalur Utama Bantul Ramai Lancar

Rabu 20 Jun 2018 19:29 WIB

Red: Nur Aini

Lalu lintas di jalur utama di wilayah barat (jalan Wates ) yang ke arah barat dan timur di H +3 , Senin (18/6).

Lalu lintas di jalur utama di wilayah barat (jalan Wates ) yang ke arah barat dan timur di H +3 , Senin (18/6).

Foto: Republika/Neni Ridarineni
Jalan Wates Sedayu merupakan jalur utama mudik di sisi barat Bantul.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Arus lalu lintas kendaraan pemudik balik di sejumlah jalur utama wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (20/6) atau H+5 Idul Fitri 1439 Hijriah terpantau ramai lancar.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bantul Agus Jaka Sunarya mengatakan, jalur utama di Bantul yaitu Jalan Wates Sedayu dan Jalan Wonosari Piyungan, pada Rabu masih dipadati kendaraan pemudik balik. Akan tetapi, arus balik lancar.

"Jalan Yogyakarta-Wates (Sedayu) relatif aman dan lancar, kemudian yang di Jalan Wonosari Piyungan juga lancar, cuma ada rekayasa lalu lintas," kata Agus di Posko Terpadu Lebaran 2018.

Jalan Wates Sedayu merupakan jalur utama mudik di sisi barat Bantul, sehingga arus lalu lintas di didominasi ke arah barat. Sedangkan, Jalan Wonosari berada di sisi timur Bantul yang merupakan jalur utama ke Gunung Kidul.

Ia mengatakan, di jalur utama sisi selatan atau Jalan Srandakan Bantul, penghubung dengan kabupaten Kulon Progo sempat terjadi kepadatan arus di depan Pasar Mangiran. Hal itu karena ada pasar rakyat di tepi jalan itu. "Yang di Srandakan relatif aman, cuma sedikit ada kepadatan akibat Mangiran Fair, lalu lintas (agak) terganggu juga, namun relatif lancar, arus ramai lancar, tidak sampai terjadi kemacetan panjang," katanya.

Selain di sejumlah jalur utama mudik, kata dia, di jalur wisata ke arah objek wisata Mangunan Dlingo pada Rabu juga masih ramai. Namun, kepadatan arus lalu lintas wisatawan tidak seramai seperti hari sebelumnya usai libur Lebaran.

"Yang di atas seperti jalur Cinomati, ke Becici dan Pinus juga sempat ramai, namun Alhamdulillah pengendara menaati rambu-rambu yang kita berikan di sana bahwasanya untuk kendaraan tonase besar tidak naik lewat Imogiri apalagi Cinomati," katanya.

Ia mengatakan, hal itu sesuai arahan Dinas Perhubungan sebelumnya, bahwa selama libur Lebaran truk maupun bus pariwisata ke Mangunan diminta tidak lewat Imogiri dan Cinomati. Hal itu untuk keselamatan dan antisipasi kecelakaan.

"Tidak ada bus dan truk yang naik ke Mangunan lewat Imogiri ke atas, karena memang di atas juga ada rekayasa, bahwa untuk bus maupun truk besar masuk dan keluar kawasan Mangunan lewat Pathuk (Piyungan ke atas)," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES