Senin, 10 Zulqaidah 1439 / 23 Juli 2018

Senin, 10 Zulqaidah 1439 / 23 Juli 2018

 

Rest Area Monitoring Cegah Kepadatan Arus Tol

Jumat 29 Juni 2018 02:37 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Friska Yolanda

Area terbuka yang digunakan untuk jasa pijat di Rest Area Km 207 Tol Palikanci, Kamis (14/6).

Area terbuka yang digunakan untuk jasa pijat di Rest Area Km 207 Tol Palikanci, Kamis (14/6).

Foto: Adinda Pryanka/Republika
Sistem ini telah diberlakukan di sejumlah area peristirahatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan sejumlah upaya peningkatan pelayanan untuk pengendara. Salah satunya melalui penerapan rest area (area istirahat) monitoring yang dianggap dapat menekan kepadatan lalu lintas di tol.

Direktur Operasi I PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Mohammad Sofyan mengatakan, hal tersebut dilakukan berupa pengoperasian area istirahat secara fungsional, penambahan tempat istirahat, menyiapkan petugas JM Siaga, pengaturan lalu lintas di dalam area istirahat berdasarkan kebutuhan pengguna jalan tol, membuat sistem zoning atau manajemen lalu lintas di dalam area istirahat. "Bagaimana pelayanan di rest area dapat berjalan optimal dengan memperkecil hal-hal yang dapat menyebabkan hambatan di lajur," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/6).

Rest area monitoring merupakan sistem pengawasan dengan menggunakan teknologi CCTV, yaitu dengan memasang CCTV yang berfungsi untuk Vehicle Counting dan Surveillance yang dapat mendeteksi jumlah dan jenis kendaraan yang masuk dan keluar area istirahat, serta menghitung ketersediaan lahan parkir, sehingga dapat memandu petugas dalam pengaturan lalu lintas di area istirahat. Penerapan manajemen area istirahat ini berdampak pada dapat dicegahnya kepadatan arus lalu lintas di dalam jalan tol. 

Dengan sistem tersebut, jumlah kendaraan akan terpantau, arus lalu lintas di dalam area istirahat dapat terdistribusikan dengan baik dan tidak menimbulkan kepadatan kendaraan. Pada akhirnya, ini berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalan tol.

Strategi khusus lain yang dilakukan Jasa Marga untuk kenyamanan pengguna jasa, antara lain, penambahan toilet mobile khususnya wanita, peningkatan kapasitas maksimal parkir yang tersedia. Selain itu, juga akan dilakukan penambahan CCTV untuk monitoring rest area dan pengendalian rest area, serta penambahan SPBU mobile. 

Direktur Utama PT Jasamarga Properti Irwan Artigyo Sumadyo mengemukakan, pada lebaran 2018 pihaknya menyediakan total 53 lokasi area istirahat yang terbentang dari Jakarta hingga Surabaya. Rest area monitoring diterapkan di 11 area istirahat di jalan tol milik Jasa Marga, di antaranya, ruas Jakarta-Cikampek, Ruas Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi), dan ruas Palimanan-Kanci (Palikanci).

"Kami akan mengembangkan fitur rest area monitoring dengan deteksi kendaraan yang masuk dan berapa lama kendaraan parkir," ujar Irwan. Pihaknya akan memberikan announcer (alarm) untuk mengingatkan ketika kendaraan tersebut sudah terlalu lama parkir, deteksi prakiraan kepadatan kendaraan di dalam rest area. 

Menurutnya, penerapan sistem rest area monitoring tidak hanya akan diterapkan pada saat Lebaran tapi akan selalu diterapkan pada hari-hari lain, terutama saat akhir pekan. Hal tersebut mengukuhkan komitmen Jasa Marga dalam memberikan pelayanan terbaiknya di area istirahat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA