Selasa, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Selasa, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

 

LMS: 248 Ribu Kendaraan Arus Balik Lintasi GT Palimanan

Rabu 20 Juni 2018 16:13 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Yudha Manggala P Putra

Kendaraan memasuki Gerbang Tol (GT) Palimanan di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/6).

Kendaraan memasuki Gerbang Tol (GT) Palimanan di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (8/6).

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Jumlah pemudik lintasi GT Palimanan saat arus balik baru 46,94 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Baru 46,94 persen pemudik dari Jawa Barat dan Jawa Tengah yang kembali ke Jakarta melalui Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) hingga H+5 atau Rabu (20/6). Menurut data dari PT Lintas Marga Sedaya (LMS) sebagai pengelola ruas tol Cipali, baru sekitar 248 ribu kendaraan melintas dari total arus mudik sebanyak 528.957 kendaraan.

General Manager Operational PT LMS Suyitno memprediksikan, ada dua kemungkinan yang terjadi pada arus balik kali ini. Pertama, terjadi puncak kepadatan pada Ahad (24/6), mengingat banyak pekerja yang kembali ke kantor pada Senin (25/6). "Kemungkinan kedua, kepadatan lalu lintas dapat lebih merata di sepanjang harinya," ujarnya dalam rilis yang diterima Republika, Rabu sore.

Sejauh ini, kondisi ruas Tol Cipali masih padat. Ada beberapa hambatan seperti rest area dan titik tertentu di mana pemudik berhenti di bahu jalan yang mengakibatkan pengendara lainnya harus menurunkan kecepatan.

Sampai Rabu sore, tercatat rata-rata lalu lintas ke arah Jakarta 3.198 kendaraan dari arah Jakarta mencapai 1.039 kendaraan per jam. Kumulatif ini lebih tinggi 12,11 persen dibandingkan tahun lalu.

Untuk gardu, pengelola ruas tol sudah memaksimalkan 24 dari 26 gardu pada Gerbang Tol (GT) Palimanan yang tersedia. Sementara 16 dibuka untuk gerbang masuk, delapan gardu dibuka untuk arus keluar. Apabila antrean semakin padat, gardu ke Jakarta akan lebih diperbanyak, mengikuti situasi dan kondisi terkini.

Kepada para pemudik yang akan kembali ke Jakarta, Suyitno mengimbau untuk menggunakan rest area secara bijak dengan tidak terlalu lama berdiam di satu tempat. Apabila tidak kebagian rest area, pemudik dapat keluar tol terlebih dahulu dan memanfaatkan tempat beristirahat di ruas tol Cipali.

Suyitno mengatakan, pihaknya telah mengadakan program kerja sama dengan sejumlah lokasi rest area dan kuliner di luar jalan tol. Titik yang tersebar di lima kabupaten, dari Purwakarta hingga Cirebon ini dapat digunakan pemudik sehingga tidak harus mengantre beristirahat, menggunakan toilet ataupun makan di dalam rest area ruas Tol Cipali. "Pom bensin juga tersedia di luar jalan tol," tuturnya.

Keterangan terkait lokasi rest area di luar ruas Tol Cipali dapat diakses secara online di http://online.fliphtml5.com/gjlzk/dwmu/ dan http://online.fliphtml5.com/jhaa/vckz/. Suyitno berharap buku dan peta ini bisa menjadi panduan bagi pengguna jalan untuk mengambil alternatif di luar tol Cipali untuk beristirahat, mengisi BBM maupun berwisata di kota-kota yang dilalui Tol Cipali.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pencari Puing Waduk Jatigede (1)

Senin , 24 September 2018, 23:59 WIB