Sunday, 13 Muharram 1440 / 23 September 2018

Sunday, 13 Muharram 1440 / 23 September 2018

 

H+2, Arus Mudik dan Balik di Tol Cipali Nyaris Berimbang

Senin 18 June 2018 10:51 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Andi Nur Aminah

Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali), di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (13/6).

Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali), di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (13/6).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Pemudik diimbau untuk menghindari puncak arus balik guna menghindari kemacetan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Dua hari setelah lebaran Idul Fitri 2018, atau sepanjang Ahad (17/6), arus mudik dan balik yang melintasi GT Palimanan Tol Cipali Kabupaten Cirebon, nyaris berimbang. Pemudik pun diimbau untukmenghindari puncak arus balik guna menghindari kemacetan.

Wadir Lantas Polda Jabar, AKBP Risto Samodra menyebutkan, Ahad (17/6) pukul 24.00 WIB, jumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju Jateng yang melintasi GT Palimanan tercatat ada 34.881 unit kendaraan. Sedangkan kendaraan dari arah Jateng menuju Jakarta yang memasuki GT Palimanan ada 35.263 unit kendaraan. "Untuk antrran kendaraan dari arah Jakarta menuju Jateng maupun sebaliknya nihil," kata Risto, Senin (18/6).

Terpisah, GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya, Suyitno, menyatakan hal serupa. Menurutnya, volume kendaraan H+2 lebaran terlihat mulai meningkat secara seimbang, baik dari arah Jakarta menuju Jateng maupun sebaliknya.  "Bagi pemudik yang hendak kembali ke arah Jakarta, kami mengimbau sebaiknya hindari 19 dan 20 Juni 2018 karena diperkirakan menjadi puncak arus balik," kata Suyitno.

Suyitno menyatakan, pada Ahad (17/6), pihaknya melakukan pemindahan beberapa fasilitas untuk pemudik dari jalur mudik ke jalur balik. Di antaranya seperti toilet portable dan pos penjualan BBM Pertamina. Pihaknya juga sedang mempersiapkan sarana pelaksanaan contra flow maupun one way di jalur sebaliknya.

Saat arus balik, pemudik sebaiknya mengisi BBM secara penuh sebelum memasuki Tol Cipali. Hal itu agar mereka tidak mengalami antrean di SPBU. 

Suyitno menambahkan, pengguna kendaraan diminta tidak berhenti di bahu jalan tol Cipali karena dapat membahayakan diri sendiri dan pengendara lain. Jika rest area penuh, dia menyarankan pengemudi bisa beristirahat, mengisi BBM dan berwisata kuliner di luar area Tol Cipali.

Setelah itu, pengemudi bisa kembali masuk ke dalam tol Cipali. Sedangkan total tarifnya, akan tetap sama dengan jumlah yang di bayarkan. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES