Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

 

Tol Fungsional Jateng Dibuka Senin Pagi untuk Arus Balik

Senin 18 June 2018 03:00 WIB

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Nur Aini

Persiapan Jalur Mudik.  Jalan Tol Brebes - Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (2/6).

Persiapan Jalur Mudik. Jalan Tol Brebes - Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (2/6).

Foto: Republika/ Wihdan
Tol fungsional akan dibuka satu arah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Mulai Senin (18/6), ruas tol fungsional di Jawa Tengah dibuka khusus untuk arus balik. Baik ruas tol fungsional Brebes- Semarang maupun Salatiga- Sragen akan dibuka satu arah dari timur menuju barat.

Ruas tol fungsional Salatiga- Sragen akan dibuka untuk arus lalu lintas dari Sragen menuju Salatiga. Untuk ruas tol fungsional Brebes- Semarang juga akan dibuka dari arah Semarang menuju Brebes.

"Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai antisipasi guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran 1439 Hijriah (2018) tersebut," ungkap Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jawa Tengah, Kompol Yunaldi, Ahad (17/6).

Mulai Ahad pukul 20.00 WIB, kata dia, ruas tol fungsional di Jawa Tengah dilakukan perbaikan ringan, penempatan rambu-rambu, dan mempersiapkan jalur tol fungsional itu untuk arus balik. Selanjutnya, ruas tol fungsional akan digunakan untuk arus balik dari timur ke barat (Sragen-Semarang-Brebes), terhitung mulai Senin 18 Juni 2018, pukul 06.00 WIB.

Guna menghindari kemacetan arus balik di Kota Boyolali, maka jalur darurat jembatan Kali Kenteng akan di fungsikan selama 1 x 24 jam dengan didukung penerangan yang memadai. Dengan adanya pembukaan ruas fungsional untuk arus balik itu, prediksi kepadatan kendaraan akan terjadi di sekitar gerbang tol (GT) Manyaran. Hal itu diprediksi terjadi karena antrean di simpang Krapyak memasuki ruas tol fungsional Semarang- Brebes.

Untuk itu telah disiapkan rekayasa arus lalu lintas untuk mendukung kelancaran kendaraan para pemudik yang akan kembali ke berbagai daerah di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Potensi perlambatan, kata Yunaldi, juga berpotensi terjadi di jembatan Kali Kuto karena jembatan darurat itu hanya bisa dilalui satu lajur.

Antispasi dilakukan dengan memfungsikan semua akses jalan nasional (pantura) yang terhubung ke tol funsional. Hal itu seperti Gringsing atau Kandeman di wilayah Kabupaten Batang serta Gandulan, di wilayah Kabupaten Pemalang.

Sebelum dipastikan bisa dibuka untuk arus balik, ruas tol fungsional itu akan dilakukan sterilisasi dan pengecekan akhir, mulai dari Sragen, Semarang hingga Brebes, mengikuti alur arus balik.

Manajer Administrasi PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Fatahillah, yang dikonfirmasi di jembatan Kali Kenteng mengatakan sebelum dibuka untuk arus balik akan dilakukan beberapa pembenahan serta persiapan- persiapan. Hal itu seperti membalik rambu- rambu serta memastikan ruas tol fungsional siap untuk dilalui dari arah timur ke barat.

Untuk arus balik nanti, ruas tol fungsional akan dibuka selama 24 jam. Para pemudik akan bisa melalui ruastol fungsional itu meskipun malam hari.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Pencari Puing Waduk Jatigede (1)

Senin , 24 September 2018, 23:59 WIB