Saturday, 8 Rabiul Akhir 1440 / 15 December 2018

Saturday, 8 Rabiul Akhir 1440 / 15 December 2018

 

Jumlah Kecelakaan pada Masa Operasi Ketupat 1.154 Kasus

Ahad 17 Jun 2018 03:46 WIB

Red: Andri Saubani

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto

Foto: RepublikaTV/Fian Firatmaja
Jumlah itu turun 17 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Jumlah kasus kecelakaan yang terjadi pada masa Operasi Ketupat 2018 dari Rabu (7/6) hingga Jumat (15/6) sebanyak 1.154 kasus, Jumlah itu turun 17 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017.

"Dari H-8 hingga hari H jumlah kecelakaan lalu lintas ada 1.154 kejadian, turun 17 persen dibandingkan dengan Ops Ramadniya tahun sebelumnya yang mencapai 1.623 kejadian," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (16/6).

Juga terjadi penurunan dampak kecelakaan dalam Operasi Ketupat 2018 hingga hari Lebaran dibanding data korban meninggal dunia dalam Ops Ramadniya 2017 hingga hari Lebaran. Setyo memerinci, jumlah korban meninggal pada Ops Ketupat 2018 hingga hari Lebaran sebanyak 242 orang atau turun 44 persen dibandingkan periode yang sama pada 2017, yakni 616 orang.

Menurut dia, kecelakaan lalu lintas hingga hari Lebaran didominasi oleh sepeda motor. "Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas pada jalur mudik dan jalur nonmudik didominasi oleh kendaraan sepeda motor sehingga perlu diwajibkan bagi pengendara sepeda motor untuk beristirahat di pos-pos cek poin," katanya.

Setyo menambahkan, bahwa pada hari Lebaran, arus lalu lintas di Tol Cikampek masih padat karena masih ada masyarakat yang mudik. Dalam upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek), polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arus di tol tersebut.

Ia pun merinci, pada hari Lebaran, arus kendaraan yang melewati Gerbang Tol Merak sebanyak 14.434 kendaraan atau naik 55 persen dibandingkan hari biasa, yang melewati GT Ciawi sebanyak 26.784 kendaraan atau naik 20 persen. Adapun, kendaraan yang melewati GT Cileunyi sebanyak 33.393 kendaraan atau naik 54 persen, yang lewat GT Cikarang Utama 77.836 kendaraan atau naik 15,98 persen.

"Jumlah kendaraan yang melewati Exit GT Palimanan ada 1.003 buah, yang melewati GT Manyaran 26.317 kendaraan," katanya.

Operasi Ketupat 2018 berlangsung selama 18 hari sejak 7 Juni-24 Juni 2018. Ada sebanyak 177 ribu personel gabungan TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran dan jajaran instansi terkait yang disiagakan dalam operasi tersebut. Polri pun menyiapkan sebanyak 3.097 pos pengamanan di seluruh Indonesia selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2018.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES