Minggu, 12 Safar 1440 / 21 Oktober 2018

Minggu, 12 Safar 1440 / 21 Oktober 2018

 

H-1 Sejumlah Titik di Jawa Tengah Masih Padat

Kamis 14 Jun 2018 10:22 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah kendaraan melintas di Pintu Masuk Tol Brexit, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/6).

Sejumlah kendaraan melintas di Pintu Masuk Tol Brexit, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/6).

Foto: Republika/Mahmud Muhyidin
Walaupun padat, namun titik-titik kepadatan tak mengalami kemacetan yang akut

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Sejumlah titik di wilayah Jawa Tengah pada H-1 Idul Fitri tahun ini masih padat. Titik-titik tersebut antara lain di wilayah Brebes, Tegal, dan juga Batang.

Dirlantas Polda Jateng Kombes Baharudin mengatakan wilayah Jawa Tengah sampai Kamis (14/6) pagi padat akibat dari kepadatan di Jawa Barat. "Ini padat di wilayah Jawa Tengah karena limpahan dari Cikarang Utama, Cikampek dan Cipali," ujar Baharudin saat dihubungi Republika, Kamis.

Dia mengatakan, walaupun padat, namun titik-titik kepadatan tak mengalami kemacetan yang akut. Pihaknya terus berupaya untuk menguraikan kemacetan yang ada di wilayah-wilayah itu.

(Baca: Tol Cipali Kembali Kondusif Pagi Ini)

Kepadatan dari Rabu (14/6) malam juga terpantau di wilayah Prupuk, Tegal. Dia menyebut hal itu disebabkan karena adanya pemberlakuan contraflow di wilayah Bandung yang dipakai arus untuk ke arah barat dari mulai pukul 19.00 sampai pukul 21.00. Menurutnya saat ini jalur tersebut sudah tak lagi padat.

Sementara di wilayah Brebes sendiri sempat terjadi kepadatan di pintu tol Brebes Timur. "Kepadatan di Brexit itu sampai 700-800 meter saja dan kondisinya numpuk lalu hilang. Numpuk lalu hilang. Seperti itu terus, " kata dia.

Wilayah lain, yakni di Gerbang Tol fungsional Kertasari juga kata dia sempat mengalami kepadatan. Kepadatan terpanjang menurutnya hanya nencapai 2,93 km pada Rabu malam.

Titik kepadatan berikutnya yakni di antrean Jembatan Kali Kuto, perbatasan Kabupaten Batang dan Kabupaten Kendal. Dia menyebut sampai Kamis pagi pihaknya masih memberlakukan diskresi di pintu-pintu tol sebelum titik itu.

"Sampai pagi ini Kalu Kuto masih padat. Antreannya berjalan lambat yakni dengan kecepatan 10 km/jam. Oleh sebab itu, kami masih memberlakukan diskresi mulai dari pintu tol Batang Kandeman," kata dia.

Baharudin berharap arus lalu lintas akan semakin berkurang mengingat lebaran sudah esok hari. "Ini tinggal menghabiskan saja arus dari Jawa Barat. Semoga Kamis sore sudah mulai habis," tuturnya.

Pantauan Republika, situasi arus lalu lintas di pintu tol Manyaran Kota Semarang nasih terpantau ramai lancar. Dominasi kendaraan arus masih didominasi dari arah Jakarta menuju ke Semarang dan Solo. Antrean di gerbang tol juga masih terpantau normal dengan antrean tujuh kendaraan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES