Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Startup Dagangan Perluas Layanan ke Daerah Pelosok Saat Ramadhan

Selasa 19 Apr 2022 20:47 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Sepanjang bulan Ramadhan, startup ecommerce Dagangan turut membantu pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok untuk masyarakat rural di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penurunan konsumsi rumah tangga akibat lonjakan harga sembako yang terjadi saat ini.

Sepanjang bulan Ramadhan, startup ecommerce Dagangan turut membantu pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok untuk masyarakat rural di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penurunan konsumsi rumah tangga akibat lonjakan harga sembako yang terjadi saat ini.

Foto: Pixabay
Transaksi startup Dagangan meningkat 20 persen di pekan kedua Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sepanjang bulan Ramadhan, startup ecommerce Dagangan turut membantu pemerintah dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok untuk masyarakat rural di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penurunan konsumsi rumah tangga akibat lonjakan harga sembako yang terjadi saat ini.

CEO dan Co-founder Dagangan, Ryan Manafe, mengatakan, Dagangan secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, seperti Dinas Perdagangan Dalam Negeri, serta aparat TNI dan Polri untuk memastikan ketersediaan pasokan sembako tetap stabil, khususnya di kota-kota kecil.

“Langkah ini secara gencar dilakukan oleh Dagangan guna memberikan akses yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat pedesaan di tengah naiknya harga bahan-bahan kebutuhan pokok,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (19/4/2022).

Tak hanya itu, menurutnya untuk menjaga pasokan bahan pokok lebih stabil ke daerah-daerah pelosok, Dagangan juga bekerja sama secara langsung dengan brand besar. Sebagai contoh, untuk menjaga pasokan minyak goreng tetap tersedia sepanjang bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dagangan menggandeng Sinar Mas selaku produsen minyak goreng.

Adapun fokus Dagangan dalam melayani kota-kota tier 3 dan 4 Indonesia terbukti menjadi nilai tambah tersendiri. Selain mampu memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat yang mengalami tantangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, startup ini juga mampu mencatatkan peningkatan transaksi pekan kedua bulan Ramadhan ini. “Minggu kedua bulan Ramadhan ini, transaksi Dagangan telah meningkat sebesar 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan transaksi paling banyak berasal dari kota Demak, Kendal dan Salatiga,” ucapnya.

Selain itu, sepanjang bulan Ramadhan, Dagangan juga menghadirkan rangkaian program #PastiAdaBerkah yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan lebih menguntungkan.

Adapun program #PastiAdaBerkah dibagi menjadi beberapa kegiatan, diantaranya #Parsel (Paket Ramadhan Sale) yang menyediakan paket sembako murah dan menghadirkan flash sale selama 20 hari berturut-turut. 

Selain itu, untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri, Dagangan juga menghadirkan program #PastiBajuBaru yang menyediakan perlengkapan Lebaran seperti baju koko dan sajadah hanya dengan harga Rp 10.000.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA