Saturday, 5 Rabiul Awwal 1444 / 01 October 2022

Arkeolog Temukan Bukti Paling Awal dari Kalender Suci Maya di Guatemala

Ahad 17 Apr 2022 10:20 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani / Red: Dwi Murdaningsih

Arkeolog menemukan bukti paling awal dari kalender suci suku Maya di Guatemala.

Arkeolog menemukan bukti paling awal dari kalender suci suku Maya di Guatemala.

Foto: Proyecto Regional Arqueológico San Bartolo-Xu
Suku Maya mengikuti penanggalan suci 260 hari yang masih digunakan masyarakat adat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Arkeolog menemukan bukti paling awal dari kalender suci suku Maya di Guatemala. Bukti itu ada di antara fragmen mural Mesoamerika kuno.

Pada salah satu fragmen kecil dan mural yang pernah menghiasi dinding candi, terlihat jejak kepala hewan di bawah titik hitam dan garis padat-simbol yang mewakili ‘7 Rusa’, salah satu dari 260 hari dalam kalender.

Baca Juga

Dilansir dari Sciencealert, Kamis (14/4/2022), catatan sejarah lain dari kalender suci ini telah ditemukan di Amerika Tengah sebelumnya, tetapi sulit untuk menentukan tangganya dengan akurat. Temuan ini adalah contoh yang sangat langka dari hari hieroglif yang jelas tahun ini, yang ditulis antara 200 dan 300 SM.

Penanggalan itu lebih dari 1.000 tahun lebih tua dari hieroglif kalender lain yang ditemukan di tempat lain di Guatemala. Mengingat betapa ‘dewasanya’ naskah itu muncul, para peneliti menduga kalender itu digunakan jauh sebelum tanggal yang satu ini ditulis.

“Bukti sekarang menunjukkan bahwa kita tidak bisa lagi memilih satu wilayah Mesoamerika seperti Oaxaca sebagai ‘titik’ asal naskah atau pencatatan kalender,” tulis para penulis penelitian.

“Situasinya akan menunjuk pada asal usul kalender yang lebih awal pada suatu waktu selama Praklasik Tengah, jika bukan sebelumnya, meskipun buktinya tetap tidak langsung," tulis para peneliti.

Tanggal 7 Rusa ditemukan di antara ratusan fragmen lain di dasar piramida Las Pinturas, yang terletak di San Bartolo, Guatemala. Piramida ini adalah rumah bagi beberapa lapisan sejarah Maya, masing-masing ditumpuk di atas satu sama lain, membentang kembali ke sekitar 800 SM.

 

 

Piramida adalah struktur terbaru yang dibangun di situs dan terkenal dengan lukisan mural yang menggambarkan mitologi Maya. Di bawah piramida ada beberapa struktur lain yang pernah berdiri di tempatnya. Pada 2005, penggalian di bawah lapisan kelima konstruksi mengungkapkan sisa-sisa dinding plester, dicat dengan hieroglif.

 

Coretan ini adalah salah satu bukti paling awal dari tulisan hieroglif di wilayah Maya. Sekarang, penggalian berikutnya di lapisan yang sama telah menemukan apa yang mungkin merupakan bukti paling awal dari kalender hieroglif.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA