Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Separatis Papua Tembak Dua Tukang Ojek yang Baru Pulang Antar Penumpang

Selasa 12 Apr 2022 19:05 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Satu dari dua tukang ojek yang ditembak separatis Papua meninggal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kelompok kriminal bersenjata (KKB), Selasa (12/4/2022), menembak dua tukang ojek di Kampung Lombuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Satu di antara korban dilaporkan meninggal dunia.

Menurut laporan kantor berita Antara, insiden penembakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIT. Penembakan terdengar hingga ke Tingginambut. Saat ada kendaraan warga melintas hendak ke Tingginambut, anggota yang berada di pos menghentikan dan menanyakan tentang bunyi tembakan tersebut.

Baca Juga

Setelah menerima informasi dari warga terkait dengan tukang ojek tertembak, anggota langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Ketika dikonfirmasi di Jayapura, Selasa (12/4/2022), Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Musthofa Kamal membenarkan adanya penembakan terhadap dua tukang ojek hingga menewaskan seorang di antara mereka.

"Memang benar ada dua korban dari penembakan itu, yakni Soleno Lolo yang tertembak di bagian rusuk sebelah kanan dan rekannya Sauku Dg Paewa mengalami luka tembak di bagian kepala. Dilaporkan dalam kondisi kritis," kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Saat ini, kata dia, korban kritis sedang mendapat penanganan di RSUD Mulia. Sementa korban yang meninggal sudah berada di rumah duka. Ia mengaku belum bisa memastikan pemakaman korban di Mulia atau di kampung halamannya.

Dijelaskan pula bahwa dari laporan yang diterima terungkapkedua korban ditembak oleh KKB saat hendak kembali ke Mulia melalui Tingginambut setelah antar penumpangnya.

Saat dalam perjalanan, mereka dihentikan oleh orang tak dikenal, kemudian mereka ditembak."Belum dipastikan pelakunya berasal dari KKB kelompok manakarena masih didalami anggota," kata Kombes Pol. Ahmad Kamal.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA