Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Pemkot: Kasus Aktif Covid-19 Kota Cirebon Tinggal 23 Orang

Jumat 08 Apr 2022 00:55 WIB

Red: Friska Yolandha

Petugas gabungan berjaga saat uji coba ganjil genap di jalan RA Kartini, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (13/8/2021). Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mencatat kasus aktif terkonfirmasi positif COVID-19 di kota itu kini tinggal 23 orang.

Petugas gabungan berjaga saat uji coba ganjil genap di jalan RA Kartini, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (13/8/2021). Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mencatat kasus aktif terkonfirmasi positif COVID-19 di kota itu kini tinggal 23 orang.

Foto: Antara/Dedhez Anggara
Saat ini, Kota Cirebon masuk ke status PPKM level 2.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, mencatat kasus aktif terkonfirmasi positif COVID-19 di kota itu kini tinggal 23 orang. Sehingga daerah tersebut kini masuk dalam status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2.

"Kita lama di Level 3, alhamdulillah periode ini turun ke PPKM Level 2," kata Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi di Cirebon, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga

Data terbaru penyebaran COVID-19 di Kota Cirebon, pada Kamis (7/4/2022) terdapat tambahan 16 orang yang terkonfirmasi positif dan di hari yang sama jumlah yang sembuh juga bertambah 16 orang. Agus yang merupakan Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Cirebon menyatakan dengan terus turunnya kasus COVID-19 kini Kota Cirebon masuk PPKM Level 2.

Namun, kata Agus, dari sejumlah indikator sebetulnya menunjukkan Kota Cirebon sudah masuk Level 1, di antaranya testing dan treatment yang sudah memadai. Hanya saja dari tracing masih belum memenuhi syarat, yaitu masih sedang.

"Mudah-mudahan terus membaik, agar nanti kita bisa kembali melaksanakan kegiatan dengan normal," katanya.

Sementara data kasus COVID-19 dari awal pandemi sampai saat ini, warga Kota Cirebon yang terinfeksi mencapai 15.217 orang. Jumlah kematian sebanyak 563 jiwa dan warga yang dinyatakan sembuh di angka 14.631 orang.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA