Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Ini Sosok Pemimpin Asing Paling Populer di Kalangan Rakyat Indonesia

Kamis 07 Apr 2022 17:34 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Ini Sosok Pemimpin Asing Paling Populer di Kalangan Rakyat Indonesia

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. Ini Sosok Pemimpin Asing Paling Populer di Kalangan Rakyat Indonesia

Foto: AP/Amr Nabil
Orang Indonesia tampaknya sangat menghormati negara-negara Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menurut survei oleh lembaga riset kebijakan luar negeri, Lowy Institute, masyarakat Indonesia paling percaya pada pemimpin Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Kepercayaan itu dinilai lebih besar dibandingkan dengan semua pemimpin dunia asing. 

 

Baca Juga

Survei itu diterbitkan dengan judul, Memetakan arah mereka sendiri: Bagaimana orang Indonesia melihat dunia pada Senin (4/4/2022). Dikatakan mayoritas orang Indonesia memiliki kepercayaan pada Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud (sebanyak 57 persen).

 

Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Syekh Mohammed bin Zayed berada di tempat kedua dengan 52 persen. Survei tersebut menunjukkan orang Indonesia yang memilih pemimpin Arab Saudi dan Emirat menyatakan tingkat kepercayaan yang tinggi terlepas dari agama yang mereka nyatakan.

 

“Orang Indonesia tampaknya sangat menghormati negara-negara Islam. Arab Saudi berada di puncak dalam ukuran yang disebut 'termometer emosi' yang mengukur persepsi orang Indonesia tentang negara dan wilayah pada skala 0 derajat (perasaan terdingin) hingga 100 derajat (perasaan terhangat)," kata laporan.

 

Arab Saudi menerima pembacaan yang sangat hangat 70 derajat dari orang Indonesia, seperti halnya Uni Emirat Arab di 64 derajat dan wilayah Palestina di 63 derajat. Visi 2030 yang digagas oleh Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman dikenal membuat banyak perubahan, mulai dari segi sosial, ekonomi hingga hukum di negara tersebut. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA