Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Pentagon: Rusia akan Rekrut Pasukan dari Libya

Kamis 31 Mar 2022 11:35 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Pentagon pada Rabu (30/3/2022) mengatakan, Rusia akan merekrut pejuang dari Libya untuk memperkuat posisinya di sekitar Kiev.

Pentagon pada Rabu (30/3/2022) mengatakan, Rusia akan merekrut pejuang dari Libya untuk memperkuat posisinya di sekitar Kiev.

Foto: EPA-EFE/STR
20 persen pasukan Rusia di Ibu Kota Ukraina, Kiev, diposisikan ulang di tempat lain.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pentagon pada Rabu (30/3/2022) mengatakan, Rusia akan merekrut pejuang dari Libya untuk memperkuat posisinya di sekitar Kiev. Pentagon menambahkan, sekitar 20 persen pasukan Rusia di sekitar Ibu Kota Ukraina, Kiev, diposisikan ulang di tempat lain.

“Kami telah melihat selama 24 jam terakhir, reposisi sebagian kecil pasukan yang telah disusun Rusia melawan Kiev, mungkin sekitar 20 persen. Kami menilai beberapa memposisikan ulang ke Belarus," ujar juru bicara Pentagon John Kirby, dilansir Alarabiya, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga

Kirby mengatakan, tidak ada pasukan yang direposisi kembali ke pangkalan mereka. "Itu bukan poin kecil. Jika Rusia serius tentang de-eskalasi, mereka harus mengirim mereka (pasukan militer) pulang," ujarnya.

Kirby mengatakan, Rusia masih melakukan serangan udara dan darat di Kiev. "Serangan udara belum berhenti. Jadi, Kiev masih sangat terancam,” ujarnya.

Kirby mengatakan, Rusia tampaknya fokus menyerang Donbas. Kirby menambahkan bahwa, tentara bayaran Rusia Wagner Group telah mengerahkan sekitar 1.000 pejuang ke wilayah Donbas.

Dalam perkembangan terbaru, Kirby mengatakan, Wagner Group sekarang berupaya untuk merekrut tentara bayaran dari Libya. Pentagon sebelumnya mengatakan, Rusia memiliki indikasi perekrutan pasukan dari Suriah.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA