Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Qatar Airways Kembali Buka Penerbangan ke Bali

Selasa 29 Mar 2022 06:32 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Qatar Airways kembali membuka layanan penerbangan ke Bali, Indonesia.

Qatar Airways kembali membuka layanan penerbangan ke Bali, Indonesia.

Foto: EPA
Layanan penerbangan tersebut dioperasikan oleh Boeing 787 Dreamliner.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Qatar Airways kembali membuka layanan penerbangan ke destinasi liburan internasional Denpasar, Bali. Hal tersebut menandai langkah signifikan dalam pembangunan kembali jaringan Asia-Pasifik Qatar Airways.

"Qatar Airways telah terbukti menjadi maskapai yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan selama pandemi Covid-19 ini dan kami senang dapat melanjutkan layanan ke dan dari Denpasar, Bali," kata Chief Executive Qatar Airways Group Akbar Al Baker dalam pernyataan tertulisnya, Senin (28/3/2022). 

Baca Juga

Layanan penerbangan tersebut dioperasikan oleh Boeing 787 Dreamliner. Pesawat tersebut memiliki 22 kursi flatbed di kelas utama dan 232 kursi di kelas ekonomi. 

"Qatar Airways berada di posisi terbaik untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan ke kawasan ini dan sekitarnya dan juga akan memungkinkan lebih banyak penumpang global kami yang berharga untuk menikmati layanan bintang lima khas kami di pesawat," jelas Akbar. 

Tujuan liburan yang saat inu bebas karantina bagi wisatawan internasional menempatkan Bali di jalur yang penting untuk menghidupkan kembali sektor pariwisatanya yang telah terdampak oleh pandemi Covid-19. Dengan penambahan penerbangan ke Bali, penumpang sekarang dapat menikmati konektivitas tanpa batas ke lebih dari 140 tujuan di seluruh jaringan global maskapai yang luas melalui Bandara Internasional Hamad termasuk gerbang di Eropa seperti Prancis, Denmark, Spanyol, Jerman, dan Inggris. 

"Dengan kembali dibukanya penerbangan ke salah satu tujuan wisata yang paling banyak dikunjungi adalah komitmen jangka panjang kami untuk meningkatkan pemulihan ekonomi dan pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia," ungkap Akbar.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA