Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

OJK: Pesantren Potensial Dorong Pengembangan Bank Wakaf Mikro

Sabtu 26 Mar 2022 23:11 WIB

Rep: Novita Intan / Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi Pondok Pesantren. Pesantren mempunyai peran strategis kembangkan bank wakaf mikro

Ilustrasi Pondok Pesantren. Pesantren mempunyai peran strategis kembangkan bank wakaf mikro

Foto: ANTARA/NOVRIAN ARBI
Pesantren mempunyai peran strategis kembangkan bank wakaf mikro

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN— Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai keberadaan pesantren berpotensial mengembangan Bank Wakaf Mikro (BWM). Tercatat saat ini sebanyak 28.194 pesantren di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Agama.

Ketua Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem UMKM OJK, Ahmad Buchori, mengatakan pesantren memiliki bantuan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga

“Salah satu elemen masyarakat yang memiliki fungsi strategis dalam pendampingan untuk mendorong perekonomian masyarakat adalah pesantren,” ujarnya saat acara Pelatihan dan Gathering Wartawan Media Massa Nasional, Sabtu (26/3/2022).

Menurutnya pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis agama memiliki pengaruh besar untuk memberdayakan masyarakat dan berperan dalam mengentaskan ketimpangan dan mengentaskan kemiskinan, khususnya warga masyarakat sekitar pesantren. Buchori memastikan pengawasan ke BWM akan dilakukan.

“BWM sebagai Lembaga Keuangan Mikro Syariah berada di bawah pengawasan OJK sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pengawasan dilakukan langsung oleh Kantor Regional dan Kantor OJK di wilayah kerja operasional BWM,” ucapnya.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan, OJK berkolaborasi dengan institusi, kementerian dan lembaga, serta pihak-pihak terkait program BWM untuk melakukan continuous monitoring dan memastikan setiap BWM beroperasi dengan baik dan sesuai ketentuan dan prosedur.

“Tokoh Masyarakat, khususnya kiai dan ulama di pesantren memiliki peranan penting dalam menguatkan itikad baik dan tanggung jawab pengurus dan pengelola BWM,” ucapnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA