Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Rusia: Polandia Mulai Eskalasi Berbahaya di Eropa Timur

Jumat 25 Mar 2022 08:22 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Reiny Dwinanda

Pengungsi Ukraina dengan anak-anak menaiki transportasi di alun-alun di sebelah stasiun kereta api di Przemysl, Polandia, pada Selasa, 22 Maret 2022. Polandia telah mengusir 45 diplomat Rusia.

Pengungsi Ukraina dengan anak-anak menaiki transportasi di alun-alun di sebelah stasiun kereta api di Przemysl, Polandia, pada Selasa, 22 Maret 2022. Polandia telah mengusir 45 diplomat Rusia.

Foto: AP/Sergei Grits
Rusia menyebut Russophobia menjadi dasar pengusiran diplomatnya oleh Polandia.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Pemerintah Rusia mengatakan, Polandia telah memicu eskalasi berbahaya di Eropa Timur. Hal itu disampaikan setelah Warsawa mengusir 45 diplomat Rusia dengan tuduhan terlibat kegiatan spionase.

"Warsawa telah memulai eskalasi berbahaya di kawasan itu (Eropa Timur), tindakan yang bukan berasal dari kepentingan nasional, tapi dalam kerangka pedoman NATO, yang didasarkan pada Russophobia langsung diangkat ke level kebijakan resmi," kata Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia dalam sebuah pernyataan, Kamis (24/3).

Baca Juga

Rusia mengungkapkan, pengusiran 45 diplomatnya oleh Polandia merupakan sebuah "langkah sadar". Hal itu dinilai akan membuka pintu menuju "akhir kehancuran" hubungan bilateral antara kedua negara.

"Semua tanggung jawab atas apa yang terjadi dan konsekuensi yang mungkin terjadi sepenuhnya berada di tangan pihak berwenang saat ini di Warsawa," kata Kemenlu Rusia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA