Sabtu 19 Mar 2022 10:46 WIB

Bikin Bantal dengan Wajah Zelenskyy, Desainer Ceska Sudah Dapat 2.000 Pesanan

Keuntungan penjualan bantal dengan wajah Zelenskyy akan didonasikan untuk Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dari Kyiv dalam video yang tayang di akun Twitter-nya. Foto Zelenskyy dengan baju kaos hijaunya disablon di bantal oleh desainer asal Ceska. Hasil penjualan bantal itu disalurkan untuk membantu Ukraina.
Foto: ap/Ukrainian Presidential Press Off
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara dari Kyiv dalam video yang tayang di akun Twitter-nya. Foto Zelenskyy dengan baju kaos hijaunya disablon di bantal oleh desainer asal Ceska. Hasil penjualan bantal itu disalurkan untuk membantu Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang desainer dari Ceska, Tomas Brinek, menemukan cara tersendiri untuk menggalang dana bagi warga Ukraina yang terdampak invasi Rusia. Dia membuat bantal dengan potret Presiden Volodymyr Zelenskyy.

Dalam foto yang tersablon di bantal, Zelenskyy terlihat lelah, belum bercukur, dalam balutan kaos hijau army khasnya. Penampilannya itu telah jadi wajah perlawanan Ukraina terhadap invasi Rusia.

Baca Juga

Zelenskyy sempat mengumpulkan rekan-rekan senegaranya dari bunkernya di Kyiv dalam siaran harian di media sosial. Sebelum menjadi presiden, Zelenskyy terkenal sebagai aktor dan komedian.

Banyak orang menjadi penasaran dengan serial TV Servant of the People yang dibintangi Zelenskyy. Melihat antusiasme publik, Netflix pun membawanya ke layanan streaming.

"Banyak orang, melihatnya sebagai semacam simbol seks, jadi saya mendapat ide untuk membuat bantal yang akan membuat terlihat seperti benar-benar di tempat tidur mereka," kata Brinek kepada Reuters, dikutip Sabtu (19/3/2022).

Brinek selama ini terkenal sebagai pengelola akun Instagram satire bernama TMBK dengan lebih dari 540 ribu pengikut. Dia kerap mengolok-olok politisi lewat akunnya.

Brinek mengatakan, bantal buatan tangan edisi terbatas tersebut telah dipesan lebih dari 2.000 buah. Dari penjualan bantal itu, ia berhasil mengumpulkan 420 ribu koruna (sekitar Rp 267 juta) sebagai dana amal membantu warga Ukraina yang terdampak perang.

"Idenya sedikit bercanda, tapi ada juga sisi serius karena keuntungannya bisa bermanfaat untuk Ukraina," kata Brinek.

sumber : Antara, Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement