Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Sarapan Kentang, Makan Siang Biji-bijian, Sayuran Buat Makan Malam Baik Bagi Diabetesi?

Jumat 18 Mar 2022 22:26 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Reiny Dwinanda

Kentang (ilustrasi). Peneliti dari Harbin Medical University di China, dr Qingrao Song mengatakan, makan kentang di pagi hari, biji-bijian di siang hari, sayuran hijau dan susu di malam hari berkaitan dengan kelangsungan hidup jangka panjang bagi orang dengan diabetes.

Kentang (ilustrasi). Peneliti dari Harbin Medical University di China, dr Qingrao Song mengatakan, makan kentang di pagi hari, biji-bijian di siang hari, sayuran hijau dan susu di malam hari berkaitan dengan kelangsungan hidup jangka panjang bagi orang dengan diabetes.

Foto: www.freepik.com.
Aturan mengonsumsi makanan di waktu tertentu disebut baik untuk diabetesi.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Para peneliti menemukan bahwa orang yang memiliki aturan makan di waktu-waktu tertentu memiliki risiko kecil terkena serangan jantung bagi penderita diabetes. Misalnya, mereka yang mengurangi makan daging olahan di malam hari.

Analisis mengenai keterkaitan makanan dan penyakit jantung ini berdasarkan hasil Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional AS dari 2003 hingga 2014. Sebanyak 4.642 orang dengan diabetes yang mengikuti survei tersebut.

Baca Juga

Peneliti dari Harbin Medical University di China, dr Qingrao Song mengatakan, makan kentang di pagi hari, biji-bijian di siang hari, sayuran hijau dan susu di malam hari berkaitan dengan kelangsungan hidup jangka panjang bagi orang dengan diabetes. Tips lainnya ialah mengurangi makan daging olahan di malam hari.

"Pedoman gizi dan strategi intervensi untuk diabetes harus mengintegrasikan waktu konsumsi yang optimal untuk makanan di masa depan," kata Song, dikutip dari laman Express, Jumat (18/3/2022).

Song menuturkan bahwa orang yang makan kentang dan sayuran paling banyak di pagi hari memiliki risiko lebih kecil 54 persen kemungkinannya untuk meninggal karena penyakit kardiovaskular (CVD) dibandingkan dengan mereka yang jarang makan kentang. Kemudian, mereka yang makan biji-bijian paling banyak di siang hari juga memiliki risiko lebih kecil, yakni 33 persen.

"Mereka yang makan sayuran dan susu di malam hari juga menurunkan risiko sebesar 45 persen," kata Song.

Sebaliknya, makan banyak daging olahan di malam hari dapat meningkatkan risiko kematian akibat CVD hingga 74 persen. Namun, menurut ahli diet dan dosen senior di Aston University di Inggris, dr Duane Mellor, temuan yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism dari Endocrine Society itu perlu diwaspadai.

Menurut Mellor, penelitian itu tidak dapat membuktikan bahwa perbedaan itu karena diet atau tidak. Sebab, jumlah orang di setiap kategori terlalu kecil untuk bisa menarik kesimpulan tersebut.

"Jadwal Anda makan kentang pagi atau siang tidak terlalu penting, karena yang terpenting adalah bagaimana cara Anda memasaknya dan dengan apa Anda memakannya. Lebih baik (kentang) direbus atau (dimakan) dengan sayuran lain, terutama sayuran hijau," jelas Mellor.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA