Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

Kalah Besar dari City, Neville: Sebagai Fans MU, Itu Memalukan

Senin 07 Mar 2022 02:38 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Didi Purwadi

Pemain Manchester City dan Manchester United terlibat duel udara saat kedua bertemu di laga Liga Inggris di Stadion Etihad pada Ahad (6/3/2022) malam waktu setempat.

Pemain Manchester City dan Manchester United terlibat duel udara saat kedua bertemu di laga Liga Inggris di Stadion Etihad pada Ahad (6/3/2022) malam waktu setempat.

Foto: EPA-EFE/ANDREW YATES
Manchester United dipermalukan Manchester City 4-1 pada laga derbi Manchester.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United dipermalukan Manchester City 4-1 pada laga derbi Manchester dalam pertandingan Liga Inggris, di Stadion Etihad, Senin (7/3/2022) dini hari WIB. Setan Merah bermain dalam kendali permainan City, khususnya di babak kedua.

Kekalahan tersebut menyulut kemarahan mantan pemain MU Gary Neville selama menjadi komentator Skysports. Ia beberapa kali melontarkan umpatannya.

MU tampil buruk di babak kedua dan sangat berbeda dengan apa yang ditunjukkan di babak pertama yang penuh semangat. Di babak kedua, City mencatatkan 14 upaya mencetak gol sedangkan MU nol.

Pasukan Pep Guardio benar-benar mendikte permainan. Tak satupun dari pemain pengganti MU memberikan dampak. Kiper Manchester City Ederson tak banyak mendapatkan ancaman karena City terus menekan pertahanan MU.

Penampilan buruk itu membuat Neville marah. Dia sering menyampaikan umpatan-umpatan kemarahan.

Baca juga : City Menang Besar 4-1, MU Terlempar dari Empat Besar

“Respons Manchester United untuk kalah 4-1 sangat memalukan. 92 persen penguasaan bola untuk City? Mereka telah menyerah. Mereka berjalan di sekitar lapangan. Itu tidak cukup baik. Skor bukan masalahnya. Ini adalah respons untuk tertinggal 4-1, itulah masalahnya. Mereka [Manchester United] telah menyerah,” kata Neville, dilansir dari Mirror.

Ia menilai City bermain sangat brilian di babak kedua. Dominasi City juga didukung oleh kurangnya upaya MU dan intensitas serangan di 20 menit terakhir. Ia mengakui City benar-benar luar biasa di laga tersebut.

“Sebagai fans Manchester United, itu memalukan,” ujarnya.

Menurut Neville, laga ini merupakan pertama kalinya Ralf Rangnick mendapatkan lawan yang tepat dan mendapatkan pelajaran memalukan. Kekalahan ini membuat MU terlempar dari empat besar sekaligus terpaut 22 poin dengan pemuncak klasemen Manchester City.

Penampilan MU di laga tersebut memberikan bukti MU tak memiliki modal apapun untuk bisa bersaing di level atas. Mantan rekan Neville, Roye Keane, juga marah melihat MU kalah dengan skor besar. Ia menilai dua gol City di babak pertama akibat dari kecerobohan.

“Ini ceroboh, terlalu santai di belakang (untuk gol kedua De Bruyne), Wan-Bissaka tidak akan memenangkan sundulan, Elanga terlalu santai. Ini membuat frustrasi karena United telah melakukan beberapa hal yang layak, tetapi konsentrasi dan intensitas untuk dua gol belum cukup baik,” kata Keane. 

Baca juga : Babak Pertama, Manchester City Unggul 2-1 atas Manchester United

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA