Kamis 24 Feb 2022 04:57 WIB

Masyarakat Lokal Diharapkan Bisa Tonton Ajang MotoGP

Panitia diminta perbanyak tiket non-premium untuk MotoGP Mandalika.

Pembalap Pramac Racing Johann Zarco (depan) berlatih start di depan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder (belakang) pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB.
Foto: ANTARA FOTO/Andika Wahyu
Pembalap Pramac Racing Johann Zarco (depan) berlatih start di depan pembalap Red Bull KTM Factory Racing Brad Binder (belakang) pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan melibatkan masyarakat lokal untuk menonton perhelatan ajang internasional MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 18-20 Maret 2022 mendatang. Keterlibatan masyarakat lokal dipandang penting.

"Kita akan fokus untuk koordinasi dengan Kabupaten/Kota, lembaga vertikal, BUMN, komunitas dan seluruh komponen, agar masyarakat lokal juga bisa menonton MotoGP langsung di sirkuit," kata Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, HL Gita Ariadi, Rabu (23/2/2022).

Baca Juga

Sebagai tuan rumah, menurut Miq Gite sapaan akrabnya, keterlibatan penonton lokal ini penting. Sehingga masyarakat NTB dapat melihat langsung ajang internasional di rumahnya sendiri.

"Selain itu, kita juga mengundang masyarakat NTB yang berada di luar daerah untuk segera memesan tiket dan menyaksikan perhelatan MotoGP pada Maret mendatang," katanya.

Gubernur NTB, H Zulkieflimansyah, berharap ada kuota tiket gratis MotoGP untuk masyarakat di provinsi itu khususnya warga lokal di area Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah. Hal ini diutarakan Gubernur NTB Zulkieflimansyah ketika menerima silaturahmi Direksi Mandalika GrandPrix Association (MGPA) dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika beberapa waktu lalu. "Semoga ada kuota tiket gratis bagi warga lokal," ujarnya.

Menurut dia, salah satu upaya mengatasi ketersediaan akomodasi adalah dengan cara memperbanyak distribusi tiket non premium untuk penonton lokal karena mereka tidak memerlukan akomodasi. "Untuk mengatasi ketersediaan akomodasi, salah satunya dengan memperbanyak distribusi tiket non premium untuk penonton lokal karena mereka tidak memerlukan akomodasi," ucap Zulkieflimansyah.

Selain itu, Gubernur NTB juga mengimbau agar ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika nanti dilaksanakan dengan prokes yang terjaga. "Prokes (protokol kesehatan) travel bubble bagi kru dan pembalap MotoGP harus benar benar terjaga selama tiga hari penyelenggaraan ajang terutama pada area akomodasi hotel tempat menginap," terangnya.

Di samping itu dalam pertemuan tersebut Gubernur Zulkieflimansyah juga memastikan NTB sudah siap jadi tuan rumah yang baik untuk rangkaian penyelenggaraan ajang MotoGP 2022. "Sebagai tuan rumah kita siap memberikan bantuan apapun untuk penyelenggara dan sejauh ini semua berjalan dengan baik," tegas dia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement