Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

Warga Padang Berhasil Olah Darah Sapi Jadi Pupuk Tanaman 

Sabtu 12 Feb 2022 17:23 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi pupuk tanaman. Pupuk hasil olahan dari darah sapi bisa bermanfaat buat petani

Ilustrasi pupuk tanaman. Pupuk hasil olahan dari darah sapi bisa bermanfaat buat petani

Pupuk hasil olahan dari darah sapi bisa bermanfaat buat petani

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG— Kelompok Dasawisma Jahe Merah, yang berada di Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, membuat sebuah inovasi membuat pupuk. Inovasi ini untuk mengakali harga pupuk yang harganya kerap membuat petani mengeluh. 

"Ide membuat pupuk tersebut didasari ingin berinovasi melihat kebutuhan masyarakat terkait pupuk yang cukup tinggi. Di samping itu juga seiring harga pupuk yang mulai naik dan ketersediaannya pun terbatas," kata anggota kelompok Dasawisma Jahe Merah, Maiyulnita, Sabtu (12/2/2022). 

Baca Juga

Maiyulnita menjelaskan untuk pembuatan pupuk ini, mereka menggunakan bahan dari darah segar sapi yang dicampur dengan gula, M4, dan diendapkan selama dua pekan untuk difermentasikan. 

Setelah itu dipaketkan ke dalam botol. Pupuk ini menurut Maiyulnita dapat menjadi asupan nutrisi sejumlah tanaman. 

Produksi Pupuk  kelompok Dasawisma Jahe Merah ini diberi nama Lidah Sipiah. Mereka mulai memproduksi pupuk Lidah Sipiah ini selama dua bulan belakangan. 

Untuk pembuatan pupuk ini para anggota Kelompok Dasawisma Jahe Merah harus rela bangun pukul 03.30 WIB untuk mengambil darah sapi segar di tempat penyembelihan sapi yang lokasinya masih di kawasan Piai Tangah. "Kita berharap pemerintah membantu promosi," ujar Maiyulnita.   

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA