Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Takut DNA Diambil Rusia, Macron Tolak PCR Saat Bertemu Putin

Jumat 11 Feb 2022 17:24 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Friska Yolandha

Presiden Prancis Emmanuel Macron disebut menolak permintaan Kremlin untuk mengikuti tes PCR Covid-19 sebelum bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini.

Presiden Prancis Emmanuel Macron disebut menolak permintaan Kremlin untuk mengikuti tes PCR Covid-19 sebelum bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini.

Foto: AP/Efrem Lukatsky
Macron telah melakukan tes PCR sebelum bertolak ke Moskow.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron disebut menolak permintaan Kremlin untuk mengikuti tes PCR Covid-19 sebelum bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini. Hal itu disebut karena Prancis ingin mencegah Moskow memperoleh DNA Macron.

Dua sumber yang mengetahui tentang protokol kesehatan presiden Prancis mengungkapkan, saat tiba di Rusia, Macron diberi dua pilihan. Pertama, dia harus menjalani tes PCR yang dilakukan otoritas Rusia dan diizinkan berdekatan dengan Putin. Kedua, dia diperkenankan tak mengikuti tes Covid-19, tapi harus mematuhi jarak sosial yang ketat.

Baca Juga

“Kami tahu betul itu berarti tidak ada jabat tangan dan meja panjang itu. Tapi kami tidak dapat menerima bahwa mereka mendapatkan DNA presiden (Macron),” kata seorang sumber kepada Reuters, Jumat (11/2). Dia mengutip masalah keamanan jika Macron dites oleh dokter Rusia.

Sumber kedua dalam rombongan Macron mengonfirmasi bahwa pemimpin Prancis itu menolak mengikuti tes PCR yang dilakukan otoritas Rusia. Sumber itu mengatakan, Macron telah melakukan tes PCR sebelum bertolak ke Moskow. Setibanya di Rusia, dokter pribadi Macron pun melakukan tes antigen. “Rusia memberi tahu kami bahwa Putin perlu dijaga dalam ruang kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Kremlin belum memberikan komentar terkait kabar tersebut. Pertemuan Putin dan Macron untuk membahas krisis Ukraina pada Senin (7/2/2022) lalu memang mengejutkan banyak pengamat. Mereka duduk berseberangan di ujung meja sepanjang empat meter. Saat menggelar konferensi pers bersama, Putin pun tak berjalan beriringan dengan Macron. Sejumlah diplomat menilai, Putin ingin mengirim pesan diplomatik.

Pada Kamis (10/2/20222) lalu, Putin melakukan pertemuan dengan Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev di Moskow. Kedua pemimpin itu berjabat tangan dan duduk berdekatan di antara meja kopi kecil.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
 

TERPOPULER