Kamis 10 Feb 2022 21:10 WIB

Bunda Literasi Muba Audiensi dengan Kepala Perpusnas RI

Perpustakaan perlu akses digital guna memeprcepat terwujudnya manusia unggul

Bunda Literasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022).
Foto: istimewa
Bunda Literasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Bunda Literasi Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Susy Imelda Beni Hernedi menghadiri Silaturahmi dan Audiensi Bunda Literasi Kabupaten / Kota Se-Sumatera Selatan, dengan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muh Syarif Bando. Bertempat di Kantor Perpusnas RI Jakarta, Kamis (10/2/2022).

Dikatakan Syarif Bando, kegemaran membaca sejak dini perlu terus dibina, karena membaca adalah merupakan salah satu pekerjaan yang memerlukan konsentrasi, dan konsentrasi itu sendiri perlu dibangun dengan terus berlatih. 

Baca Juga

"Cara menangkap intisari bahan bacaan bagi orang yg sering membaca jelas jauh berbeda dibandingkan dengan orang yang jarang membaca, demikian pula dengan cara mengambil keputusan akan lebih mudah bagi orang yang mempunyai wawasan luas dibandingkan dengan orang yang berwawasan sempit, disinilah keterkaitan yang sangat erat antara manajemen sumber daya manusia dengan kegemaran membaca ditinjau dari segi ketepatan pengambilan keputusan,"ujarnya.

Kepala Perpusnas ini juga menyampaikan bahwa, sesuai amanat Presiden RI bahwa sekarang ini perlu ditingkatkan dan perluasan akses digital Perpustakaan untuk mempercepat terwujudnya manusia unggul.

"SDM unggul ialah yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki kemampuan kreativitas dan inovasi yang tinggi untuk menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan meningkatkan income perkapita, serta menambah devisa negara untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,"ucap Syarif.

Sementara itu Bunda Literasi Muba Susy Imelda Beni Hernedi mengatakan, dirinya terus berusaha untuk bersinergi dengan banyak pihak, agar terus menggencarkan penambahan wawasan literasi di Kabupaten Muba. 

"Termasuk generasi muda di Muba yang sangat berkompeten turut andil mengencarkan pemahaman literasi, maka dari itu dengan kemajuan teknologi yang ada supaya para generasi muda punya minat baca, kami bersama Dinas Perpustakaan Kabupaten Muba terus berinovasi untuk bertransformasi menuju perpustakaan digital agar lebih mudah di akses," ujarnya

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sunaryo SSTP MM, menjelaskan bahwa di masa pandemi Covid-19 adanya keterbatasan sumber daya yang ada, maka Dinas Perpustakaan di Muba ikut bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional serta seluruh perpustakaan di Indonesia bahu-membahu bekerja sama memasok pengetahuan dan meningkatkan literasi masyarakat. 

"Kebutuhan informasi dan pengetahuan masyarakat, khusunya masyarakat Muba tetap dapat dilayani melalui web portal web Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muba yaitu dpk.mubakab.go.id. Masyarakat dimanapun berada dipastikan dapat memuktahirkan pengetahuannya dengan membaca buku-buku digital menggunakan aplikasi i-Pusnas dan i-Muba,"jelasnya.

Lanjut Sunaryo, pihaknya juga di tahun 2021 telah launching cafe literasi, yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum pengguna perpustakaan digital. "Selain itu juga di beberapa kecamatan telah disediakan Pojok Baca Digital (POCADI), sebagai bentuk transformasi perpustakaan digital yg ada di Muba,"katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement