Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Ancaman Obesitas dan Hikmah di Balik 5 Sunnah Fitrah Manusia

Kamis 27 Jan 2022 23:10 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nashih Nashrullah

Obesitas (ilustrasi). Islam memberikan panduan hidup sehat hadapi ancaman obesitas

Obesitas (ilustrasi). Islam memberikan panduan hidup sehat hadapi ancaman obesitas

Foto: Pxfuel
Islam memberikan panduan hidup sehat hadapi ancaman obesitas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ancaman wabah penyakit yang berkembang dan mematikan di lingkup umat manusia saat ini bukan hanya pandemi Covid-19, melainkan juga ‘wabah’ obesitas. Lantas bagaimana penekanan agama terhadap pola hidup yang sehat yang dapat terhindar dari obesitas?

Ketua Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (Mukisi) Banten, Yahmin Setiawan, mengatakan, masalah kesehatan yang sedang tren saat ini adalah ancaman ‘wabah’ obesitas di Indonesia. Obesitas atau penumpukan lemak berlebih di tubuh manusia itu sejatinya merupakan jauh dari tuntunan agama.

Baca Juga

“Islam itu agama yang sangat memperhatikan kebugaran dan kesehatan fisik dan rohani umatnya. Untuk menghindari pola hidup yang tidak sehat dan obesitas, maka kita (umat Islam) harus menjaga kesehatan,” kata Yahmin dalam program Republika Ngaji, baru-baru ini.

Berdasaran data penelitian kesehatan yang disebutkan Yahmin, pelonjakan kasus obesitas di Indonesia akan meningkat lima kali lipat dalam kurun waktu lima tahun saja. Bahkan diperkirakan, jumlah kasus obesitas di Indonesia dapat menyaingi sejumlah negara maju (yang bergaya hidup tidak sehat) seperti Amerika Serikat.

Masalah lain yang disebabkan adanya obesitas adalah sindroma metabolik, yakni kumpulan beberapa gejala di tubuh kita yg disebabkan obesitas. Seperti penyakit diabetes, hipertensi, kanker, liver, jantung, hingga demensia.

Menjaga kesehatan dan kebersihan diri merupakan anjuran Islam. Misalnya dalam sebuah hadis disebutkan: 

الفِطرة خَمْسٌ: الخِتَان, والاسْتِحدَاد, وقَصُّ الشَّارِب, وتَقلِيمُ الأَظفَارِ, ونَتْفُ الإِبِط 

Al-fithratu khamsun al-khitan wal-istihdad wa qasshu as-syaaribi wa taqlimul-azhfari wa natful ibthi.”

Yang artinya, “Lima perkara yang merupakan fitrah manusia: khitan, al-istihdad (mencukur rambut pada sekitar kemaluan), memotong kumis, menggunting kuku, dan mencukur bulu ketiak.” 

Hadits tersebut dinilai merupakan penekanan yang konkret mengenai penjagaan kesehatan dan kebersihan diri. Untuk menghindari obesitas, dia menganjurkan kepada masyarakat untuk memperhatikan sejumlah cara. Mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin setahun sekali, mengatur pola makan, berolahraga teratur, hingga mengukur indeks massa tubuh (IMT).  

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA