Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Wisatawan Boleh Memasuki Abu Dhabi tanpa Booster Vaksin

Rabu 26 Jan 2022 07:06 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Dwi Murdaningsih

Penumpang di bandara Abu Dhabi. (ilustrasi)

Penumpang di bandara Abu Dhabi. (ilustrasi)

Foto: AL Arabiya
Aturan baru bebas booster ini hanya dikhususkan bagi turis.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI — Pihak berwenang di Uni Emirat Arab (UEA) telah menerbitkan informasi baru tentang persyaratan masuk ke Ibukota Abu Dhani. UEA mengumumkan bahwa, bagi turis yang telah divaksinasi Covid-19 diperbolehkan memasuki negaranya meskipun belum mengambil dosis Booster

Perubahan khusus pariwisata datang ketika kebingungan berputar di sekitar aturan masuk untuk Abu Dhabi, yang telah mengambil pendekatan yang lebih ketat untuk menahan infeksi Covid-19 dibandingkan Dubai.
 
Pandemi telah mendorong Abu Dhabi untuk membangun penyekatan yang keras dengan Dubai. Pandemi memaksa semua pengemudi untuk vaksinasi. Di jalan juga dilakukan pengecekan covid-19. 
 
Dilansir dari Al-Arabiya, persyaratan yang selalu berubah menyebabkan kebingungan di antara para komuter dua kota tersebut. Para pengemudi dari Dubai yang belum menerima suntikan booster pun tiba-tiba harus menahan untuk tidak memasuki ibu kota minggu lalu. 
 
Aturan baru bebas booster ini hanya dikhususkan bagi turis. Sedangkan bagi penduduk, UEA tetap mewajibkan vaksin booster untuk memasuki ibukota Abu Dhabi.
 
Bagi semua pengunjung, baik penduduk maupun wisatawan, tetap harus menunjukkan hasil tes negatif yang diambil dalam dua minggu terakhir untuk masuk ke ibu kota dan tempat-tempat umum, termasuk mal dan pusat kebugaran.
 
 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA