Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Pfizer-BioNTech Mulai Uji Klinis Vaksin Khusus Omicron

Rabu 26 Jan 2022 03:55 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Esthi Maharani

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Pfizer

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Pfizer

Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja
Pfizer dan BioNTech telah memulai uji klinis vaksin Covid-19 khusus varian Omicron

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Perusahaan farmasi Pfizer dan BioNTech telah memulai uji klinis vaksin Covid-19 khusus varian Omicron. Pengujian dilakukan pada orang dewasa hingga berusaia 55 tahun.

Para relawan yang berjumlah 1.420 orang dengan rentang usia 18-55 tahun dibagi menjadi tiga kelompok. Golongan pertama adalah mereka yang sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech dalam kurun 90-180 hari sebelum pendaftaran. Mereka akan menerima satu atau dua dosis vaksin Omicron.

Kelompok kedua adalah mereka yang sudah memperoleh tiga dosis vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech dalam kurun 90-180 hari terakhir sebelum penelitian. Mereka bakal menerima dosis tambahan atau vaksin khusus Omicron. Sementara kelompok ketiga adalah mereka yang belum pernah menerima vaksin Covid-19. Golongan terakhir ini bakal mendapat tiga dosis sekaligus vaksin khusus Omicron.

Kepala penelitian vaksin Pfizer Kathrin Jansen menagatakan, data sementara menunjukkan bahwa dosis booster menambah tingkat perlindungan terhadap efek varian Omicron. “Kami menyadari perlunya bersiap jika perlindungan ini berkurang seiring waktu dan berpotensi membantu mengatasi omicron dan varian baru di masa depan,” ucapnya, Selasa (25/1/2022).

Sementara CEO BioNTech Ugur Sahin mengatakan, perlindungan vaksin asli terhadap Covid-19 ringan dan sedang tampaknya berkurang lebih cepat terhadap Omicron. “Studi ini adalah bagian dari pendekatan berbasis sains kami untuk mengembangkan vaksin berbasis varian yang mencapai tingkat perlindungan yang sama terhadap omicron seperti yang dilakukan dengan varian sebelumnya tetapi durasi perlindungan lebih lama,” kata dia.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA