Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Pemain Real Madrid dan Chelsea yang Belum Divaksin Dilarang ke Prancis

Senin 24 Jan 2022 06:39 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Vaksin Covid-19 (ilustrasi).  Pemain Real Madrid dan Chelsea yang Bbelum divaksin dilarang ke Prancis untuk tampil di babak 16 besar Liga Champions, Februari 2022.

Vaksin Covid-19 (ilustrasi). Pemain Real Madrid dan Chelsea yang Bbelum divaksin dilarang ke Prancis untuk tampil di babak 16 besar Liga Champions, Februari 2022.

Foto: www.pixabay.com
Madrid dan Chelsea akan menghadapi klub asal Prancis di 16 besar Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Real Madrid dan Chelsea berpotensi tak bisa menurunkan kekuatan terbaik saat berkunjung ke Prancis. Baik El Real maupun the Blues akan menghadapi wakil dari negara tersebut pada babak 16 besar Liga Champions.

Menurut Marca, saat ini semua orang di Prancis wajib divaksin. Tak ada pengecualian. Itu kebijakan terbaru di Negeri Napoleon Bonaparte.

Baca Juga

Bagi atlet profesional yang belum divaksinasi, tak boleh berkunjung ke sana. PSG akan menghadapi Lille. Leg pertama berlangsung di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu (16/2/2022) dini hari WIB.

Tiga pekan berselang, secondleg di markas Les Dogues. Tepatnya di Stadion Pierre-Mauroy, Kamis (17/3) dini hari WIB. Sementara partai leg pertama antara El Real vs PSG berlangsung di Parc des Princes, Rabu (16/2/2022) dini hari WIB.

"Real Madrid dan Chelsea mungkin terpaksa meninggalkan pemain yang belum divaksinasi Covid-19 di kandang saat bertandang ke Prancis pada pertandingan Liga Champions," demikian laporan yang dikutip dari Marca, Ahad (23/1/2022).

Bagaimana respons UEFA mengenai hal ini? Federasi Sepak bola Eropa itu telah mengeluarkan pernyataan. Intinya, UEFA menghormati aturan yang berlaku.

Ini termasuk kondisi spesifik. "Setiap tim pada prinspnya, wajib mematuhi aturan yang berlaku di negara tempat pertandingan berlangsung," demikian laporan UEFA, dikutip dari Marca.

Namun, federasi tersebut masih terus melakukan kajian. Apalagi kompetisi terelite Benua Biru sudah memasuki babak sistem gugur. Sebelumnya pada 2021, sejumlah pertandingan dipindahkan ke tempat netral.

Namun kali ini situasi berbeda. Pasalnya aturan vaksin berlaku untuk individu.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA