Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Masih Merumput di Usia Senja, Dani Alves Sejajarkan Dirinya dengan Ronaldo dan Messi

Rabu 19 Jan 2022 16:54 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Bek veteran Barcelona, Dani Alves.

Bek veteran Barcelona, Dani Alves.

Foto: EPA-EFE/MIGUEL ANGEL MOLINA
Alves juga berharap Lionel Messi mengakhiri kariernya di Camp Nou, markas Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Kembalinya Dani Alves ke Barcelona musim dingin ini mengejutkan banyak orang. Tapi pemain Brasil itu selalu yakin bahwa ia akan mampu membuat dampak di Camp Nou, meski usianya tidak lagi muda.

Bek sayap itu tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi kembali di Barcelona, ketika memberikan assist saat ia melakukan debut keduanya untuk klub. Alves memang memainkan tahun-tahun terakhir kariernya dengan caranya sendiri.

Baca Juga

"Apakah saya akan merekrut pemain berusia 38 tahun? Saya mungkin akan ragu kecuali namanya Dani Alves, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau Zlatan Ibrahimovic. Orang-orang yang tidak ingin orang lain memberi tahu mereka kapan mereka harus pensiun," kata Alves dikutip dari Marca, Rabu (19/1/2022).

Alves bergabung kembali dengan Barcelona yang berbeda, klub yang masih berduka atas kehilangan Messi saat mencoba menemukan ritmesebagai tim baru. Namun Alves berharap Messi juga mengakhiri kariernya di Camp Nou. Menurut dia, menyelesaikan karier di Barca akan menjadi hadiah yang indah buat Messi.

Alves saat ini bekerja di bawah mantan rekan setimnya, Xavi Hernandez. Pemain usia 38 tahun itu mengatakan, ia melihat kesamaan dengan pelatihnya saat ini dan salah satu pelatih terbaik sepanjang masa Barcelona, Pep Guardiola. Ia menilai Xavi dan Guardiola memiliki gaya yang sama. Meskipun Guardiola melakukan revolusi seperti yang dilakukan Johan Cruyff.

Alves berharap Barcelona menjadi tim yang memainkan sepak bola berbasis penguasaan bola dan menikmati permainan sendiri lagi. Pemain Barcelona harus tahu bahwa semua perlu beradaptasi.

"Ini akan memakan waktu satu atau dua tahun, tetapi tantangannya adalah mengembalikan Barcelona yang membuat kita semua jatuh cinta, tim yang mengubah sejarah sepak bola," jelas Alves.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA