Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Hampir 150 Ribu Anak di India Jadi Yatim Selama Pandemi 

Selasa 18 Jan 2022 16:51 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Friska Yolandha

 Seorang petugas kesehatan mengambil sampel usap hidung seorang wanita untuk tes COVID-19 di Hyderabad, India, Rabu, 5 Januari 2022. Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Hak Anak India mengungkapkan, hampir 150 ribu anak di negara tersebut menjadi yatim dan yatim piatu selama pandemi Covid-19.

Seorang petugas kesehatan mengambil sampel usap hidung seorang wanita untuk tes COVID-19 di Hyderabad, India, Rabu, 5 Januari 2022. Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Hak Anak India mengungkapkan, hampir 150 ribu anak di negara tersebut menjadi yatim dan yatim piatu selama pandemi Covid-19.

Foto: AP/Mahesh Kumar A
India saat ini merupakan negara dengan jumlah kasus corona tertinggi kedua di dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Hak Anak India mengungkapkan, hampir 150 ribu anak di negara tersebut menjadi yatim dan yatim piatu selama pandemi Covid-19. India saat ini merupakan negara dengan jumlah kasus virus corona tertinggi kedua di dunia.

Dilaporkan Sputnik, Selasa (18/1), Komnas Perlindungan Hak Anak India mengungkapkan, sejak April 2020, sebanyak 147.492 anak di negara tersebut telah kehilangan salah satu atau bahkan kedua orang tuanya. Ayah atau ibu mereka meninggal akibat Covid-19 atau alasan lain.

Baca Juga

Rincian data menunjukkan sebanyak 136.910 anak kehilangan satu orang tua, 10.094 anak menjadi yatim piatu, dan 488 anak terlantar. Jumlah anak terbanyak berada pada kelompok umur 8-13 tahun (59.010), diikuti anak kelompok umur 14-15 tahun (22.763), kelompok umur 16-18 tahun (22.626), dan anak usia empat sampai tujuh tahun (26.080).

Komnas Perlindungan Hak Anak India mengatakan, jumlah maksimum anak-anak yang terkena dampak adalah dari negara bagian Odisha (24.405), diikuti oleh Maharashtra (19.623), Gujarat (14.770), Tamil Nadu (11.014), Uttar Pradesh (9.247), Andhra Pradesh (8.760), Madhya Pradesh (7.340), Benggala Barat (6.835), Delhi (6.629), dan Rajasthan (6.827).

Sejauh ini India sudah mencatatkan 37,4 juta kasus Covid-19 dengan korban meninggal mencapai 486 ribu jiwa. Ia menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus virus korona terbanyak di dunia. Peringkat pertama ditempati Amerika Serikat (AS) dengan 66,5 juta kasus dan 851 ribu kematian.

India diketahui sempat menjadi pusat pandemi Covid-19. Hal itu terjadi ketika negara tersebut menemukan varian Delta. Kini Delta merupakan varian dengan penyebaran paling dominan di dunia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA