Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Mayoritas Kecamatan di Lebak Terdampak Gempa Banten, Rumah Hingga Sekolah Rusak

Senin 17 Jan 2022 11:23 WIB

Red: Nur Aini

Warga membersihkan bangunan rumahnya yang rusak di Sumur, Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1/2022). Sebanyak 1.231 rumah dengan rincian 226 rusak berat, 290 rusak sedang, 715 rusak ringan, dan 14 puskesmas di tiga daerah di Banten rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,6 SR yang terjadi pada Jumat (14/1) kemarin.

Warga membersihkan bangunan rumahnya yang rusak di Sumur, Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1/2022). Sebanyak 1.231 rumah dengan rincian 226 rusak berat, 290 rusak sedang, 715 rusak ringan, dan 14 puskesmas di tiga daerah di Banten rusak akibat gempa bumi magnitudo 6,6 SR yang terjadi pada Jumat (14/1) kemarin.

Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Tiga kecamatan di kabupaten Lebak merasakan dampak paling parah gempa

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Gempa bumi dengan magnitudo 6,6 yang terjadi pada Jumat (14/1/2022) berdampak ke 19 dari 28 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama di Lebak, Senin (17/1/2022), mengatakan bahwa gempa bumi antara lain berdampak ke wilayah Kecamatan Cihara, Banjarsari, Cijaku, Malimping, Wanasalam, Gunungkencana, Cibadak, Cirinten, dan Sobang. Wilayah Kecamatan Cikulur, Rangkasbitung, Lebakgedong, Cigemblong, Leuwidamar, Bayah, Cibeber, Panggarangan, Bojongmanik, dan Cimarga juga terkena dampak gempa.

Baca Juga

Wilayah kecamatan yang paling parah terdampak gempa, menurut dia, meliputi Kecamatan Malimping, Cihara, dan Lebak Gedong. Di kecamatan-kecamatan itu, gempa menyebabkan kerusakan rumah, gedung sekolah, tempat ibadah, dan kantor pemerintah desa.

"Kami belum bisa memastikan jumlah kerugian material akibat gempa itu," kata Febby.

Baca: Pemerintah Perketat Mobilisasi Keluar Masuk Jakarta Cegah Penyebaran Omikron

Ia mengatakan bahwa BPBD saat ini fokus menyalurkan bantuan dasar seperti bahan pangan kepada warga yang terdampak gempa. Febby menjelaskan pula bahwa kegiatan ekonomi di 19 kecamatan yang terdampak gempa di Kabupaten Lebak kini sudah berjalan normal. Warga sudah kembali beraktivitas di pasar, tempat pelelangan ikan, dan lahan pertanian.

Baca: Pemberian Booster: Vaksin Mana yang Paling Tepat?

Baca: Polisi Sisir Pelanggar Prokes Covid-19 di Objek Wisata Sukabumi

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA