Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Haedar Nashir: Masjid Melekat Keimanan dan Keislaman

Sabtu 08 Jan 2022 23:00 WIB

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Muhammad Hafil

Haedar Nashir: Masjid Melekat Keimanan dan Keislaman. Foto:  Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan kuliah umum usai peluncuran buku Agama, Demokrasi, dan Politik Kekerasan di Gedung PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (16/11). Buku ini merupakan karya dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Penerbit Republika.

Haedar Nashir: Masjid Melekat Keimanan dan Keislaman. Foto: Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan kuliah umum usai peluncuran buku Agama, Demokrasi, dan Politik Kekerasan di Gedung PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Selasa (16/11). Buku ini merupakan karya dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang diterbitkan oleh Suara Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Penerbit Republika.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Haedar Nashir menekankan fungsi masjid untuk memperkokoh akidah.

REPUBLIKA.CO.ID,SLEMAN -- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir mengatakan, bagi kaum muslim masjid tidak cuma melekat dengan keimanan dan keislaman. Tapi, melekat pula dengan kegiatan dakwah yang memberikan kebaikan bagi semesta alam.

Ia menilai, keberadaan masjid sangat penting untuk memperkokoh akidah Islam kaum muslimin. Setiap muslim yang bersyahadat hanya kepada Allah SWT, dengan kita di masjid, memakmurkannya, sama dengan menegakkan tauhid kita kepada Allah SWT.

Baca Juga

"Menjaga hablumminallah (hubungan kepada Tuhan) tetap hidup, di mana Allah Maha Segalanya. Kalau iman terasah terus, orang Islam selain hablumminallahnya kuat, hablumminannasnya (hubungan dengan sesama) terasah dengan baik," kata Haedar, Jumat (7/1).

Itu disampaikan dalam peresmian Masjid Nurul Asfar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Minggir. Bersama Haedar, Bupati Sleman melakukan penandatanganan prasasti masjid yang ada di Kalurahan Sendangarum, Kapanewon Minggir, Sleman tersebut.

Pada kesempatan itu, Bupati Sleman, Kustini Purnomo, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pembangunan Masjid Nurul Asfar. Ia mengingatkan, selesainya pembangunan masjid ini bukanlah akhir.

Kustini berharap, perkembangan dakwah dan syiar Islam di lingkungan Padukuhan Daratan II, Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir akan semakin meningkat. Ia menekankan, yang tidak kalah penting merawat dan memanfaatkan secara maksimal.

Sehingga, lanjut Kustini, pembangunan Masjid Nurul Asfar ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi peningkatan iman seluruh masyarakat sekitar. Apalagi, seiring pertumbuhan masjid ada tantangan perubahan zaman yang semakin cepat.

Maka itu, ia menambahkan, pengelolaan Masjid Nurul Asfar tersebut menghadirkan pula tuntutan manajemen yang baik. Menurut Kustini, manajemen atau pengelolaan yang baik tersebut diperlukan untuk mewujudkan kemakmuran masjid itu sendiri.

"Kemakmuran sebuah masjid tergantung kepada bagaimana mengelola dan mendayagunakan masjid dengan sebaik-baiknya," ujar Kustini. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA