Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Omicron Melonjak di DKI, Dewan Khawatirkan Gelombang Ketiga

Selasa 04 Jan 2022 14:46 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Andi Nur Aminah

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Foto: Dok Pribadi
Masyarakat harus diingatkan kemungkinan kasus infeksi Omicron naik lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi PDI Perjuangan, Gilbert Simanjuntak, mengingatkan adanya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di DKI Jakarta. Menurut dia, hal itu berkaca pada kasus-kasus sebelumnya dan peningkatan kasus Omicron yang mencapai ratusan di DKI.

“Masyarakat juga harus diingatkan kemungkinan kasus infeksi Omicron naik lagi dan menimbulkan gelombang ketiga. Kuncinya adalah 3M,” kata Gilbert dalam keterangannya, Selasa (4/1).

Baca Juga

Dia menambahkan, meski gejala tidak seberat varian Delta, Omicron harus tetap diwaspadai mengingat kasus tambahan yang terus meningkat. Menurut dia, kasus Omicron dikhawatirkan bisa membuat RS jadi penuh layaknya saat varian Delta menjadi mayoritas. “Terbukti hanya dengan satu petugas terinfeksi di Wisma Atlet, lalu seluruh gedung ditutup,” ucap dia.

Dengan adanya kekhawatiran tersebut, Gilbert meminta ada kondisi terbaru dari pembelajaran tatap muka (PTM) yang patut diperhatikan. Lanjut dia, berdasarkan pantauan PTM di sekolah yang berlangsung selama tiga jam, masih banyak yang belum divaksinasi dosis kedua atau bahkan pertama.

“Sedikit siswa yang belum divaksinasi. Vaksinasi yang diterima baru dosis pertama. Vaksinasi ini tidak sepenuhnya mampu menghadang varian Omicron,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengumumkan kenaikan kasus Omicron. Dia mengatakan, hingga Senin (4/1), ada sekitar 162 kasus Omicron di DKI Jakarta. Jumlah itu, kata dia, bertambah karena ada 15 kasus tambahan di hari tersebut sesuai pengecekan di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan.

“Dan 12 kasus lainnya (dari pemeriksaan Genomik Solidaritas Indonesia),” kata Riza ketika ditemui Republika.co.id di Balai Kota, kemarin malam.

Dia menambahkan, pada 2 Januari kemarin, kasus Omicron di DKI masih berkisar 135 kasus. Dengan adanya penambahan 27 kasus kemarin itu, dia menyebut kini ada sekitar 162 kasus.

Ditanya lokasi ratusan kasus Omicron tersebut, Riza menduga ada di Wisma Atlet. “Saya belum cek 162 ini di mana. Harusnya di Wisma Atlet,” ucapnya. 

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA