Saturday, 6 Rajab 1444 / 28 January 2023

Vaksinasi dan PPKM Jadi Isu Utama pada Tahun Kedua Pandemi

Jumat 31 Dec 2021 16:57 WIB

Red: Muhammad Hafil

 Vaksinasi dan PPKM Jadi Isu Utama di Tahun Kedua Pandemi. Foto:  Vaksinasi covid 19 (Ilustrasi)

Vaksinasi dan PPKM Jadi Isu Utama di Tahun Kedua Pandemi. Foto: Vaksinasi covid 19 (Ilustrasi)

Foto: Pixabay.
Pandemi masih melanda di tahun 2021.

REPUBLIKA.CO.IDJAKARTA -- Banyak yang terjadi selama 2021. Sebut saja pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, bencana alam di sejumlah daerah, dan kasus-kasus hukum yang menjadi sorotan publik. Semuanya tak henti menjadi perhatian media massa sepanjang tahun ini.

Di pengujung 2021, Indonesia Indicator (I2) melakukan riset untuk mengidentifikasi isu terbesar yang dibahas media online Indonesia sepanjang satu tahun terakhir. Riset ditujukan untuk memberi gambaran tentang isu yang paling menyedot perhatian media dan menjadi pembahasan di masyarakat selama 2021.

Baca Juga

Data riset dihimpun dari seluruh berita di media online Indonesia pada 1 Januari-19 Desember 2021. Data dianalisis secara real time dengan menggunakan sistem Intelligence Media Analytics (IMA) yang berbasis Artificial Intelligence. Hasil analisis itu mewakili data spontan (subsconscious data/bukan hasil survei yang bisa diarahkan) dari seluruh media. Hasil riset mencatat ada 28.779.574 berita yang dimuat 6.470 media online Indonesia dalam rentang waktu tersebut.

Hasil riset Indonesia Indicator menunjukkan bahwa sepanjang 2021 adaptasi terhadap situasi pandemi dalam segala bidang mulai mencair, gerak perekonomian mulai menggeliat memberikan harapan dan positif. Inilah masa di mana isu kesehatan, perekonomian, dan demokrasi berjalan beriringan dan saling berkelindan satu dengan yang lain.

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang mengatakan, Media memberikan framing positif alias rapor baik pada isu mengenai penanganan Covid-19. “Berbagai kebijakan akhirnya bisa tersosialisasikan dengan lebih baik di tahun ini, meski kadang masih ada resistensi. Secara keseluruhan, media memberikan framing positif atas penanganan pandemi di Indonesia, dengan nilai 78 dari angka 100,” ujar Rustika saat memaparkan hasil riset di Jakarta, Jumat (31/12).

Adaptasi terhadap pola kehidupan baru sudah mulai bisa diterima oleh masyarakat. Ruang terbesar media diisi dengan berbagai sosialisasi program vaksinasi, PPKM bertahap serta kebijakan pemerintah untuk pemulihan ekonomi. Berbagai peristiwa juga terjadi di sepanjang tahun pandemic ini, mulai dari masalah bencana, larangan mudik, pembatasan aktivitas, aksi demonstrasi, isu hoaks yang cukup massif, isu politik dari kasus kudeta Partai Demokrat hingga masalah presidential threshold – yang secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada proses pemulihan perekonomian di Indonesia.

Menurut Rustika, temuan riset Indonesia Indicator menunjukkan bahwa program vaksinasi Covid-19 menjadi isu yang paling banyak disorot media online Indonesia sepanjang 2021. Tercatat ada 1.329.804 berita mengenai isu ini. "Upaya pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi vaksinasi diberitakan secara positif oleh media," ungkap Rustika.

Penerapan PPKM di sejumlah daerah menjadi isu berikutnya yang menjadi sorotan media, yakni sebanyak 839.927 berita. Secara umum,  kata dia, media melihat PPKM sebagai salah satu langkah penting pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

"Memang ada dinamika di lapangan dalam penerapan PPKM,  pada awalnya muncul resistensi di masyarakat. Namun, pada akhirnya berangsur menurun karena ada perbaikan-perbaikan dalam kebijakan, khususnya menyangkut masalah perekonomian," ujar Rustika. Pada akhirnya, secara umum media memberitakan isu ini dalam bingkai positif

Bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah menjadi isu ketiga yang banyak ditulis media dengan 741.825 berita. Bencana banjir, gempa bumi, tanah longsor, angin puting beliung, hingga erupsi gunung berapi banyak muncul dalam pemberitaan media tahun ini. "Yang terbaru, media menyoroti bencana erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur dan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur," ucap Rustika.

Kasus korupsi dan narkoba ada di posisi lima besar isu yang paling banyak mendapat perhatian media sepanjang 2021, masing-masing sebanyak 425.974 dan 382.191 berita. Disusul isu pemulihan ekonomi nasional dengan 283.753 berita.

 "Dalam isu pemulihan ekonomi nasional, media menekankan upaya pemerintah dalam memperbaiki kondisi ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19," kata Rustika. Beberapa program yang muncul di antaranya pemulihan UMKM, pembagian bansos, restrukturisasi kredit, kartu prakerja, subsidi upah, hingga pemulihan pariwisata yang menunjukkan adanya atensi pemerintah pada isu perekonomian secara keseluruhan.

Sentimen positif mendominasi pemberitaan seputar program pemulihan ekonomi, karena umumnya berita memuat optimisme dan komitmen pemerintah untuk memulihkan perekonomian melalui berbagai kebijakan sektoral.

Empat lainnya yang masuk 10 besar isu utama di media adalah terorisme dan penanganannya (266.108 berita), aksi demonstrasi (162.803 berita), Pilpres 2024 (123.401 berita), dan kekerasan seksual (119.928 berita).

Menurut Rustika, masuknya kekerasan seksual dalam daftar 10 besar isu utama yang menjadi sorotan media sepanjang 2021 menunjukkan kesadaran publik terhadap isu ini terus meningkat. "Wacana pun mengerucut pada desakan agar pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, sebagai upaya untuk menekan angka kasus kekerasan seksual," ujarnya.

Presiden Jokowi Tokoh Terpegah dan Berpengaruh

Hasil riset Indonesia Indicator juga menunjukkan nama sejumlah figur paling berpengaruh dan terpegah di media online Indonesia pada periode 1 Januari-19 Desember 2021. Istilah "paling berpengaruh" dipakai untuk menjelaskan figur yang pernyataannya paling banyak dikutip media (top influencer). Sementara istilah "terpegah" digunakan untuk menjelaskan figur yang namanya paling sering diberitakan media (top person).

Presiden Jokowi Widodo menjadi figur paling berpengaruh dan terpegah sepanjang 2021. Tercatat ada 970.720 pernyataan Presiden Jokowi yang dikutip media. Sementara nama Presiden Jokowi disebutkan dalam 804.469 berita. Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden Jokowi banyak mendapat ruang pemberitaan ketika menjelaskan kebijakan pemerintah pusat, antara lain mengenai vaksinasi COVID-19, UU Cipta Kerja, PPKM, dan pemulihan ekonomi.

Selain itu, nama Presiden Jokowi juga kerap disebut dalam konten berita. "Misalnya terkait wacana reshuffle kabinet, Pemilu 2024, kisruh Demokrat, dan wacana tiga periode jabatan presiden," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator, Rustika Herlambang.

Figur kedua yang paling berpengaruh dan terpegah sepanjang 2021 adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ada 443.666 pernyataan Kapolri yang dikutip media, sementara namanya disebutkan dalam 169.994 berita. "Penanganan Covid-19 yang cukup massif hingga di seluruh wilayah Indonesia, Gerakan vaksinasi massal di polres-polres, penertiban protokol kesehatan, PPKM, serta pengamanan Lebaran dan Nataru menjadi beberapa isu yang banyak dikaitkan dengan sosok Kapolri," ujar Rustika.

Untuk figur paling berpengaruh di bawah Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ada Menko Perekomian Airlangga Hartarto (309.659 pernyataan), Gubernur Jakarta Anies Baswedan (252.148 pernyataan), serta Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan (238.748 pernyataan).

Melengkapi daftar 10 besar, ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (234.991 pernyataan), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (234.027 pernyataan), Menteri Parekraf Sandiaga Uno (188.812 pernyataan), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (181.248 pernyataan), serta Wiku Adisasmito (180.679 pernyataan).

Sementara untuk figur terpegah di bawah Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ada Gubernur Jakarta Anies Baswedan (127.677 berita), eks panglima Hadi Tjahjanto (109.872), dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (109.211 berita).

Mengisi daftar 10 besar, ada Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (88.041 berita), Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (85.158 berita), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (84.481 berita), Menteri BUMN Erick Thohir (80.551 berita), dan Agus Harimurti Yudhoyono (79.237)

Menurut Rustika, daftar figur paling berpengaruh dan terpegah di media sepanjang 2021 banyak diisi nama-nama menteri Kabinet Indonesia Maju. Nama Agus Harimurti banyak mengambil panggung pada awal tahun saat kisruh Partai Demokrat yang sempat menyeret nama Presiden Jokowi karena posisi Moeldoko sebagai Ketua KSP. Tapi nama sejumlah kepala daerah juga banyak mendapatkan ruang dalam pemberitaan media, antara lain Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Ridwan Kamil. "Nama-nama tersebut salah satunya cukup gencar diberitakan sebagai kandidat potensial untuk Pilpres 2024, selain itu juga tersebut nama Erick Thohir," ujar Rustika.  

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA