Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Kadishub DKI: Temuan Rel Trem tak Hambat Pembangunan MRT

Rabu 29 Dec 2021 03:31 WIB

Red: Ratna Puspita

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan temuan rel trem peninggalan zaman Jakarta masih bernama Batavia tidak akan menghambat pekerjaan proyek pembangunan MRT Fase 2A Glodok-Kota. (Foto: Syafrin Liputo)

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan temuan rel trem peninggalan zaman Jakarta masih bernama Batavia tidak akan menghambat pekerjaan proyek pembangunan MRT Fase 2A Glodok-Kota. (Foto: Syafrin Liputo)

Foto: Republika/Flori Sidebang
Proyek pembangunan MRT Fase 2A Glodok-Kota tetap berlanjut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan temuan rel trem peninggalan zaman Jakarta masih bernama Batavia tidak akan menghambat pekerjaan proyek pembangunan MRT Fase 2A Glodok-Kota. Ia mengatakan, pembangunan MRT Fase 2A tetap berlanjut. 

“Terkait temuan itu akan ditindaklanjuti BUMD PT MRT dan Dinas Kebudayaan," kata Syafrin, di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/12).

Baca Juga

Syafrin tidak merinci proses penindaklanjutan temuan rel trem tersebut, termasuk ke mana akan dipindahkan. Sebab, kewenangannya berada di PT MRT Jakarta dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. 

"Itu level pelaksanaannya di MRT dan Dinas Kebudayaan," ujarnya.

Sebelumnya, pengguna Twitter @jalur5_ mencuit pada tanggal 23 Desember 2021 terkait penemuan jalur trem peninggalan klasik tersebut. Dalam cuitannya, rel trem itu ditemukan dalam pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Glodok-Kota.

Foto yang ditampilkannya menampakan rel trem tersebut masih utuh di balik beton yang baru saja dibongkar. Pemilik akun tersebut menuliskan jalur trem ini menjadi bagian dari sejarah Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD).

Baca Juga: SMRC: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Nasdem, PAN, PPP Belum Aman Lolos ke Senayan 

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA