Kamis 23 Dec 2021 05:30 WIB

Saudi-Korea Selatan Sepakati MoU Penjualan Vaksin Covid-19

MoU dibuat untuk memasok vaksin Covid-19 dan vaksin meningitis

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani
Vaksin Covid-19 (ilustrasi)
Foto: Wikimedia
Vaksin Covid-19 (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, SEOUL -- Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, EuBiologics, mengatakan telah menandatangani MoU dengan Arabio, sebuah perusahaan biotek Arab Saudi. MoU dibuat untuk memasok vaksin Covid-19 EuCorVac-19 dan vaksin meningokokus (meningitis) Eu-MCV ke Arab Saudi.

Arabio merupakan perusahaan biofarmasi utama di enam negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC). Mereka telah bermitra dengan perusahaan farmasi multinasional seperti GSK, Novartis, Sanofi, dan Johnson & Johnson. Perusahaan ini juga mengekspor produk biofarmasi ke 15 negara di Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA).

Pandatanganan MoU dengan Arabio ini dilakukan mengingat perusahaan Arab Saudi sangat mengevaluasi platform vaksin EuBiologics, keamanan EuCorVac-19, kenyamanan distribusi dan harga. Kedua perusahaan juga memutuskan untuk bekerja sama dalam produksi lokal melalui transfer teknologi di masa depan.

“Selama ziarah Muslim (haji) ke Makkah, Arab Saudi, lebih dari 2 juta orang berkumpul, dan mereka harus mendapatkan vaksin meningokokus secara wajib. Jadi, Arab Saudi adalah salah satu pasar terbesar untuk vaksin meningokokus,” kata seorang pejabat di EuBiologics dikutip di //Korea Biomed//, Rabu (22/12).

MOU untuk EuCorVac-19 dan Eu-MCV membantu EuBiologics tidak hanya mendapatkan pengakuan eksternal atas daya saing produk perusahaan, tetapi juga mengamankan klien bisnis utama di Timur Tengah.

EuBiologics disebut sedang dalam pembicaraan dengan banyak negara berkembang dan berpenghasilan menengah. Filipina dan Arab Saudi menjadi target untuk pasokan EuCorVac-19, dimana perusahaan akan melakukan yang terbaik untuk merilis EuCorVac-19 yang berhasil mengamankan klien.

Baru-baru ini, EuBiologics menyerahkan dokumen rencana untuk uji coba fase 3 lokal EuCorVac-19 kepada Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan. Selain itu, perusahaan sedang menganalisis hasil dari studi fase 2 lokal.

Pada 14 Desember, EuBiologics bersama dengan BioNote menyetujui untuk mengembangkan vaksin Covid-19 yang menargetkan Omicron. Mereka mengatakan akan memulai uji coba pada hewan bulan ini untuk mengevaluasi kemanjurannya.

Menurut pedoman EMA untuk pengembangan vaksin penargetan varian, vaksin baru EuBiologics untuk melawan Omicron ini akan menggantikan antigen vaksin lama di bawah platform yang sama.

“Vaksin ini bisa dikecualikan dari uji non-klinis, atau tahapan klinisnya bisa dipersingkat. Paling cepat, kami mungkin dapat menyelesaikan uji coba pada paruh pertama tahun 2022,” kata perusahaan itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement