Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Kemenkominfo: Tak Ada Infrastruktur Komunikasi yang Terdampak Gempa

Rabu 15 Dec 2021 01:10 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani / Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Seorang ibu dipapah anaknya saat mengungsi ke tempat yang lebih aman menyusul adanya peringatan dini tsunami di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (14/12/2021). Gempa berkekuatan 7,4 skala richter pada pukul 11.20 Wita di Laut Flores tersebut disusul adanya peringatan dini tsunami dari BMKG sehingga mengakibatkan warga di Kota Maumere berhamburan mengungsi karena trauma dengan tsunami yang pernah terjadi pada tahun 1992.

Seorang ibu dipapah anaknya saat mengungsi ke tempat yang lebih aman menyusul adanya peringatan dini tsunami di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (14/12/2021). Gempa berkekuatan 7,4 skala richter pada pukul 11.20 Wita di Laut Flores tersebut disusul adanya peringatan dini tsunami dari BMKG sehingga mengakibatkan warga di Kota Maumere berhamburan mengungsi karena trauma dengan tsunami yang pernah terjadi pada tahun 1992.

Foto: ANTARA/Siska
Menkominfo sebut telah menindaklanjuti penyediaan layanan komunikasi wilayah gempa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate telah memerintahkan jajaran Kementerian Kominfo terkait untuk segera melakukan pengawasan kualitas jaringan telekomunikasi di area Nusa Tenggara Timur. 

Dia juga memerintahkan menindaklanjuti kendala penyediaan layanan telekomunikasi pasca gempa bumi pada Selasa (14/12). Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian dan Informatika Dedy permadi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (14/12).

"Sesuai laporan yang diterima oleh Kementerian Kominfo dari operator seluler pada pukul 13. 00 WIB hari ini, tidak infrastruktur telekomunikasi yang terdampak akibat gempa yang terjadi,” ujar Dedy.

"Adapun operator yang menyediakan layanan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak gempa antara lain meliputi Telkomsel, Indosat, XL  Axiata dan Telkom," katanya. Keseluruhan jaringan para operator seluler masih menunjukkan status aman dan tidak ada site Base Transceiver Station (BTS) yang down/off

Dedy mengungkapkan Kementerian Kominfo akan terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan jaringan telekomunikasi di area terdampak gempa untuk kemudian melakukan langkah pemulihan terhadap infrastruktur telekomunikasi yang mengalami kendala apabila diperlukan. 

Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,5 magnitudo terjadi di laut sekitar 112 kilometer barat laut Larantuka, Nusa Tenggara Timur. Gempa terjadi di kedalaman 12 kilometer sekitar pukul 11.20 WITA. Getaran gempa terasa hingga ke Kota Makassar dan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Titik gempa tercatat 7 cm di Tide Gauge. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA