Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Apakah Mualaf Wajib Mendaftarkan Keislamannya?

Selasa 14 Dec 2021 05:25 WIB

Rep: Ratna ajeng tejomukti/ Red: Muhammad Hafil

Apakah Mualaf Wajib Mendaftarkan Keislamannya?. Foto: Ilustrasi KTP elektronik (e-KTP)

Apakah Mualaf Wajib Mendaftarkan Keislamannya?. Foto: Ilustrasi KTP elektronik (e-KTP)

Foto: Republika/Prayogi
Untuk urusan akhirat tak diperlukan dokumentasi seorang mualaf.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Dalam rukun Islam seorang muslim dibuktikan dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun bagaimana dengan muslim baru atau mualaf yang bersyahadat setelah dewasa, haruskah memiliki sertifikat mualaf.

Dilansir di aboutislam.net Ulama Kanada Syekh Ahmad Kutty mengatakan untuk masalah akhirat seorang muslim tidak membutuhkan dokumentasi apapun.

Baca Juga

Namun demikian, untuk tujuan pengenalan dan identifikasi, sangat penting bahwa perubahan agama perlu didokumentasikan.

Dengan kata lain, seorang mualaf harus mendapatkan sertifikat mualaf dari pusat Islam terkemuka yang telah terdaftar untuk tujuan ini. Prosedur ini tidak hanya bijaksana dan nyaman tetapi mungkin juga mutlak diperlukan untuk tujuan ziarah, pernikahan, dan urusan administrasi lainnya.

"Oleh karena itu, saya menyarankan Muslim baru untuk mendapatkan sertifikat dari pusat Islam atau masjid terkemuka yang menunjukkan bahwa mereka adalah muslim,"ujar dia.

Perlu diingat bahwa efisiensi dan profesionalisme sangat penting dalam Islam. Nabi berkata,  “Allah menyukai setiap orang untuk melakukan sesuatu seefisien dan seprofesional mungkin.” (At-Tabarani).

Sumber:

https://aboutislam.net/counseling/ask-the-scholar/dawah-principles/new-muslims-register-conversion/

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA