Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Pertamina Antisipasi Kebutuhan Energi Saat Nataru

Kamis 09 Dec 2021 15:32 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Fuji Pratiwi

 Pertamina menjamin ketersediaan stok bahan bakar selama periode Natal dan tahun baru.

Pertamina menjamin ketersediaan stok bahan bakar selama periode Natal dan tahun baru.

Foto: Pertamina
Menyambut Natal dan Tahun Baru, Pertamina pastikan stok nasional sangat aman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyambut masa libur Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) memastikan kondisi stok dan proses penyaluran energi berjalan dengan aman.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga SH C&T Alfian Nasution mengatakan, Natal dan Tahun Baru sudah menjadi salah satu masa dimana Pertamina memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik. "Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok nasional dalam kondisi sangat aman," kata Alfian.

Baca Juga

Per 7 Desember, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, LPG di atas 14 hari, dan Avtur 35 hari. Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU. Untuk menjamin hal tersebut, kami juga kembali mengaktifkan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Naru) untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

Alfian melanjutkan, Pertamina Patra Niaga juga telah menghitung proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Setidaknya akan ada peningkatan kebutuhan sekitar +6.2% untuk Gasoline (bensin), +2.7% untuk Gasoil (diesel), +3% untuk LPG, dan +24% untuk Avtur, semuanya dibandingkan dengan rerata Oktober.

Sebagai antisipasi terhadap proyeksi tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi. 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi LPG mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan LPG baik yang subsidi maupun non subsidi telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.  

Selain itu, Pertamina Patra Niaga kembali menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan. Setidaknya, akan disiapkan 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48 ribu agen dan pangkalan LPG Siaga, layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan Avtur bagi seluruh maskapai penerbangan. Selain operasional, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan antigen di 25 SPBU.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA