Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Kemenag Fasilitasi Generasi Milenial Kembangkan Film Animasi

Rabu 08 Dec 2021 14:57 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Animasi masuk dalam kompetensi Film Pendek Islami (KFPI) yang digelar Kemenag

Animasi masuk dalam kompetensi Film Pendek Islami (KFPI) yang digelar Kemenag

Foto: Kementerian Agama
Animasi masuk dalam kompetensi Film Pendek Islami (KFPI) yang digelar Kemenag

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film animasi makin bergeliat dalam beberapa tahun terakhir. Film ini banyak diminati lantaran cara pengemasan yang dinilai sederhana sehingga mudah dinikmati generasi milenial. 

Fenomena ini dilirik Kementerian Agama dengan menghelat Kompetensi Film Pendek Islami (KFPI). Salah satu tema yang dilombakan dalam gelaran ini berjenis film animasi.

Baca Juga

"KFPI ini berjalan sudah empat tahun. Pada 2021 namanya Kompetisi Film Pendek Animasi Islami. Lomba dilakukan di tingkat provinsi dan nasional," ungkap Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri di Jakarta, Rabu (8/12).

Syamsul menambahkan, program ini secara khusus menyasar generasi milenial. Pasalnya, generasi ini amat melek dengan teknologi dan informasi.

"Anak milenial ini gak suka yang berat-berat. Jadi filmnya dikemas dalam bentuk animasi, tema yang diangkat pun seputar kehidupan sehari-hari," tambahnya. 

Pada tahun 2021, Kompetisi Film Pendek Animasi Islami mengangkat tema Aku Milenial Aku Sadar yang dibagi dalam tiga sub tema; Aku Milenial Sadar Halal, Aku Milenial Sadar Gaul, dan Aku Milenial Sadar Ibadah.

"Pesertanya amat antusias meski masih ada daerah yang belum terbiasa karena ini tahun pertama. Ada ribuan video yang diunggah di Youtube oleh para peserta dari 34 provinsi," tambahnya. 

Sementara itu, Kasubdit Seni, Budaya, dan Siaran Keagamaan Islam (SBSKI) Ditpenais Kemenag, Sayid Alwi Fahmi menambahkan, pemenang Kompetisi Film Pendek Animasi Islami pada tiap provinsi sebanyak 6 peserta dan berhak mengikuti kompetisi di tingkat nasional. Penjurian di tingkat nasional oleh 10 orang dewan juri dari praktisi media dan kalangan profesional.

"Edukasi melalui film ini diharapkan renyah ditonton dan mudah diamalkan karena tidak menggurui layaknya metode penyampaian satu arah," kata pria yang akrab disapa Fahmi ini.  

Fahmi menambahkan, di tahun 2022 Kompetisi Film Pendek Islami akan mengangkat tema dan jenis film yang berbeda. "Kita inovasi tiap tahun. Untuk 2022 insyaallah akan segera kita infokan. Total hadiah 150 juta. Ikuti terus infonya di Instagram @bimasislam dan @pkpai.kemenag," pungkasnya.

Tidak hanya menggelar kompetisi, Kemenag juga memberikan pelatihan pembuatan film animasi tingkat dasar yang menyasar siswa/siswa SMA/Sederajat dan mahasiswa. Kegiatan ini pertama kali dilaksanakan di Bogor dalam rangkaian Kemah Moderasi pada Senin-Rabu, 29 November - 1 Desember 2021 lalu.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA