Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Malaikat Jauhi Rumah yang Ada Gambar? Ini Kata Ulama Kanada

Selasa 07 Dec 2021 21:36 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah

Sejumlah hadits nyatakan malaikat jauhi rumah yang ada gambarnya. Ilustrasi rumah

Sejumlah hadits nyatakan malaikat jauhi rumah yang ada gambarnya. Ilustrasi rumah

Foto: www.freepik.com.
Sejumlah hadits nyatakan malaikat jauhi rumah yang ada gambarnya.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA—  Sejumlah riwayat menyebutkan, malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat gambar atau foto. Benarkah demikian dan bagaimana memahami haditsnya?

Di antara hadits tentang hal itu antara lain yaitu dari Abu Thalhah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga

لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ كَلْبٌ وَلَا صُورَةٌ “Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat anjing dan lukisan.”  

Dalam hadits lain, dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا تَدْخُلُ الْمَلَائِكَةُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ وَلَا كَلْبٌ وَلَا جُنُبٌ “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat lukisan (gambar), anjing, dan orang yang junub.”   

Dilansir di aboutislam.net cendekiawan asal Kanada Syekh Ahmad Kutty mengatakan, malaikat yang masuk atau tidak masuk ke dalam rumah termasuk hal gaib.  

Hadits yang berbicara tentang gambar dan gambar harus dipahami dalam konteks khusus mereka. Hadits tersebut berkaitan dengan lingkungan yang penuh dengan politeisme dan penyembahan berhala. 

Jadi, Nabi Muhammad ﷺ memperingatkan terhadap gambar dan lukisan karena mereka terkait dengan keyakinan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Islam berusaha mengembalikan tauhid yang murni. 

Dalam semangat ini, Nabi Muhammad ﷺ pada awalnya melarang mengunjungi kuburan. Namun, dia kemudian mengizinkannya setelah kepercayaan pada tauhid menjadi berakar, dan orang-orang menjauh dari kemusyrikan. 

Gambar atau patung tanpa asosiasi politeistik seperti itu tidak sepenuhnya dilarang. Kalau tidak, bagaimana Allah ﷺ mengizinkan Nabi Sulaiman mempekerjakan pekerja untuk membuat patung. 

Karena itu, sebagian ulama berpandangan, tidak ada salahnya melukis meskipun ada gambarnya selama tidak menimbulkan rasa hormat terhadapnya tang mengarah ke syirik. Menggantung foto keluarga atau foto teman seseorang tidak dapat memiliki asosiasi seperti itu. 

Jadi tidak ada yang haram dengan melakukan hal tersebut. Namun, seseorang tidak boleh menggantungnya ke arah kiblat saat melakukan sholat. 

"Ajak anggota keluarga engan rutin berdzikir dan membaca Alquran, karena malaikat akan turun kepada kita saat kita berdzikir dan membaca Alquran,"ujar dia.

 

Sumber: aboutislam  

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA