Senin 06 Dec 2021 16:15 WIB

Damri Buka Tiga Rute Baru dari Bandung

Rute baru dibuka untuk tingkatkan animo masyarakat terhadap transportasi umum.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha
Kode pembayaran digital diletakkan di samping sopir bus Damri di kompleks Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (4/12/2021). Bank Mandiri bekerja sama dengan Perum Damri dalam penerapan pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS) pada pembayaran jasa transportasi bus Damri di Gorontalo.
Foto: ANTARA/Adiwinata Solihin
Kode pembayaran digital diletakkan di samping sopir bus Damri di kompleks Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Kota Gorontalo, Gorontalo, Sabtu (4/12/2021). Bank Mandiri bekerja sama dengan Perum Damri dalam penerapan pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS) pada pembayaran jasa transportasi bus Damri di Gorontalo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perum DAMRI resmi membuka tiga rute baru yang diberangkatkan dari Bandung. Ketiga rute tersebut yaitu Bandung menuju Yogyakarta dan angkutan kota dalam provinsi dengan rute Bandung-Indramayu dan Bandung-Kuningan.

“Layanan tersebut merupakan upaya DAMRI dalam menyediakan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi warga Jawa Barat, khususnya Bandung untuk melakukan mobilitas,” kata Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan DAMRI Sidik Pramono dalam pernyataan tertulisnya, Senin (6/12).

Baca Juga

Dia menuturkan, rute yang dilayani tersebut merupakan bentuk komitmen DAMRI dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Sidik memastikan, DAMRI tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, disertai dengan para petugas yang telah divaksin Covid-19.  

Sidik menambahkan, pengoperasian rute tersebut juga masih dalam suasana Hari Ulang Tahun HUT ke-75 DAMRI yang baru saja dirayakan pada 25 November 2021. Dengan mengusung tema menghubungkan negeri, Sidik mengatakan, DAMRI berkomitmen untuk siap menghubungkan mobilitas antar provinsi agar lebih cepat dan lebih baik agar memberikan nilai tambah kepada pelanggan.

“Rute Bandung menuju Yogyakarta, Kuningan, dan Indramayu ini dioperasikan dengan tujuan meningkatkan animo masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi bus DAMRI sehingga dapat memulihkan roda perekonomian,” jelas Sidik.

Untuk rute Bandung-Kuningan dengan tarif Rp 100 ribu, beroperasi setiap hari dari Terminal Cicaheum pukul 07.00 WIB, 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, 15.00 WIB, dan 17.00 WIB. Sedangkan rute sebaliknya Kuningan-Bandung berangkat dari Terminal Kuningan pukul 06.00 WIB, 07.00 WIB, 09.00 WIB, 11.00 WIB, 13.00 WIB, dan 15.00 WIB.

Lalu rute Bandung-Indramayu dengan tarif Rp 90 ribu, beroperasi setiap hari dari Terminal Cicaheum. DAMRI rute tersebut diberangkatkan dari kedua terminal pukul 05.30 WIB, 10.30 WIB, dan 14.00 WIB.

Sementara untuk rute Bandung-Yogyakarta dengan tarif Rp 175 ribu tersedia setiap Jumat dengan keberangkatan dari Pool DAMRI Kebon Kawung pukul 20.00 WIB. Sedangkan dari Yogyakarta ke Bandung tersedia setiap Ahad dengan keberangkatan dari Pool DAMRI Yogyakarta pukul 16.00 WIB.

Untuk fasilitas armada, Sidik mengatakan, DAMRI menyediakan air conditioning (AC), reclining seat, dan bagasi. Selain itu juga tersedia toilet khusus untuk armada menuju Yogyakarta.

Sidik menuturkan, ketiga rute tersebut merupakan perjalanan jarak jauh. Sidik menegaskan, calon penumpang yang akan melakukan perjalanan diharapkan sudah divaksin minimal dosis pertama.

Sementara bagi pelanggan dalam kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Selama masa pandemi ini, DAMRI mengimbau calon penumpang untuk menerapkan pembayaran nontunai. “Ini didukung dengan upaya DAMRI menyediakan pelayanan berbasis online, yaitu pemesanan tiket melalui aplikasi DAMRI Apps, portal //damri.co.id//, Traveloka, redBus, Indomaret, dan Alfamart,” jelas Sidik. 

Dia mengatakan, batas pemesanan paling lambat tiga jam sebelum keberangkatan. Pembayaran dapat dilakukan di berbagai penyedia layanan dompet digital DANA, OVO, LinkAja, GoPay, Mandiri, ShopeePay, dan gerai Indomaret maupun Alfamart di seluruh Indonesia.

Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai dengan adanya rute baru tersebut sangat berpotensi untuk mendongkrak kinerja DAMRI. Terlebih rute tersebut cukup potensial dan dapat meningkatkan kembali minat penumpang di Bandung atau di Yogyakarta Kuningan, dan Indramayu.

Hanya saja, Djoko menilai, DAMRI juga perlu memastikan layanan tetap optimal. Khususnya operasional bus dengan perjalanan jarak jauh pada saat pandemi Covid-19.

"Jika armada busnya bagus dan layanannya prima, pasti akan ada penumpangnya," kata Djoko kepada Republika.co.id, Senin (6/12). 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement