Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Gubernur Minta Kabupaten/ Kota Antisipiasi Banjir Susulan

Senin 06 Dec 2021 14:28 WIB

Red: Gita Amanda

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengimbau kepada seluruh pemerintah di kabupaten/ kota untuk tetap meningkat kewaspadaannya, terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi mengingat hujan lebat masih mengguyur Kalteng.

Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengimbau kepada seluruh pemerintah di kabupaten/ kota untuk tetap meningkat kewaspadaannya, terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi mengingat hujan lebat masih mengguyur Kalteng.

Foto: istimewa
BMKG memprediksi dalam beberapa hari ke depan Kalteng masih diguyur hujan lebat

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi dalam beberapa hari kedepan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) masih berpotensi untuk diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut tentunya, berpotensi akan terjadinya kembali banjir susulan.

Menyikapi perihal tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengimbau kepada seluruh pemerintah di kabupaten/ kota untuk tetap meningkat kewaspadaannya, terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi. "Kalimantan Tengah masih berpotensi untuk turun hujan lebat. Saya minta masing-masing kabupaten/kota, agar tetap waspada. Siagakan perlengkapan dan personel, untuk skenario jika terjadi banjir dadakan," katanya kemarin di Palangka Raya, seperti dalam siaran persnya, Senin (6/12).

Baca Juga

Sugianto Sabran meminta, kepada seluruh pemerintah daerah untuk menyiagakan pusat pengendalian operasi (Pusdalops), untuk memaksimalkan pengawasan dan melakukan pemetaan terhadap daerah rawan terjadi banjir. "Pusdalops daerah harus rutin memberikan laporan rutin bagaimana kondisi terkini. Apabila diperlukan, dapat menetapkan status darurat bencana dan membentuk posko komando," jelasnya.

Kepada para bupati dan wali kota, Sugianto Sabran juga meminta untuk melakukan pengelolaan tata air terintegrasi hulu hingga hilir, guna mengantisipasi terjadinya peningkatan debit air akibat curah hujan tinggi yang memungkinkan masih akan terjadi.

Menurutnya, kesiapan infrastruktur, sarana, dan prasarana pengendalian dan penanganan bencana juga harus dipastikan. Masing-masing pemerintah daerah dan instansi terkait yang hadir juga diminta untuk mengoptimalkan sumber daya manusia, logistik, dan peralatan untuk penanganan kondisi darurat bencana.

Berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca wilayah Kalimantan Tengah, umumnya berawan hingga hujan ringan, dan berpotensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah. Suhu udara berkisar antara 23-33 derajat celcius. Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 10- 20 kilometer per jam.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA