Wednesday, 12 Muharram 1444 / 10 August 2022

Kabupaten Cirebon Turun ke PPKM Level 2

Ahad 05 Dec 2021 17:19 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi.

Foto: Dok Humas Pemkab Cirebon
Masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Kabupaten Cirebon akhirnya turun ke level 2 dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali. Meski demikian, masyarakat diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, mengatakan, berdasarkan data per Senin (29/11) pukul 06.00 WIB, capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cirebon sebesar 52,71 persen (938.854 suntikan). Sementara untuk lansia, mencapai 43,28 persen (66.988 suntikan). 

"Artinya, status level wilayah Kabupaten Cirebon pada pekan ini berada di level 2," kata Imron, dalam konferensi pers di salah satu hotel di Kecamatan Kedawung, Sabtu (4/12) malam. 

Sementara itu, berdasarkan data KCPEN berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jumlah warga Kabupaten Cirebon yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk dosis pertama mencapai angka 1.155.795 atau 64,82 persen. Sedangkan kelompok lansia mencapai 50,88 persen atau 78.753 suntikan. 

"Ada selisih yang cukup besar dan signifikan. Kalau warga Kabupaten Cirebon yang divaksin di luar dan datanya dimasukkan ke dalam data capaian Kabupaten Cirebon, herd immunity sudah terbentuk," tukas Imron. 

Imron mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di daerahnya selama ini berjalan baik. Hal tersebut terwujud karena adanya kerja sama antara pemerintah daerah, TNI Polri dan masyarakat. 

Meski demikian, Imron meminta, agar warganya tetap mengendalikan penyebaran Covid-19. Di antaranya, dengan disiplin menerapkan prokes. 

Selain itu, pelaksanaan skrining serta testing juga harus terus ditingkatkan. Begitu pula dengan capaian vaksinasi Covid-19 yang terus digenjot hingga tercapai target sebesar 70 persen pada akhir 2021.

"Kami juga akan melakukan tes acak kepada para pelaku perjalanan. Selain itu, akan memberikan pelayanan bagi pelaku perjalanan yang status kependudukannya Kabupaten Cirebon," tandas Imron. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA